Transjakarta Perpendek Rute Koridor 13 Karena Kebakaran Ciledug

Kamis, 16 Okt 2025, 20:53 WIB

JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memperpendek rute koridor 13 imbas kebakaran bengkel di depan RS Murni Teguh (Petukangan arah Puri Beta) Ciledug, Tangerang.

"Sehubungan dengan adanya kebakaran bengkel di depan RS Murni Teguh (Petukangan arah Puri Beta) Ciledug, Transjakarta memperpendek rute sementara di layanan koridor 13," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani di Jakarta, Kamis (16/10).

Ket. Foto: Bengkel Kebakaran Sebabkan Lalu Lintas Macet Total di Jalan Ciledug. — Sumber: Foto: Tangkapan layar X @wufbernardbear

Ayu mengatakan rute sementara itu hanya melayani sampai Halte JORR.

"Halte Petukangan Utara hingga CBD Ciledug, sementara belum bisa melayani pelanggan," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan ini.

"Selanjutnya, dimohon pelanggan untuk menyesuaikan rencana perjalanan," katanya.

Transjakarta berterima kasih atas pengertian pelanggan karena penyesuaian rute ini.

"Kami juga memohon maaf atas keterlambatan kedatangan bus dan kepadatan antrean pelanggan yang terjadi di Halte CSW, akibat penanganan situasi di jalur," ucapnya.

Kebakaran melanda bengkel di Jalan HOS Cokroaminoto Kreo Selatan, Tangerang Banten pada Kamis (16/10) sore pukul 17.05 WIB.

Sebanyak 41 personel dikerahkan untuk memadamkan api itu.

Peristiwa ini menyebabkan arus lalu lintas kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas karena akses ditutup sementara.

“Untuk lalu lintas, dari Ciledug ke Cipulir, dari Jakarta ke Ciledug macet. Jalan ditutup sementara,” kata salah satu warga, Nibras Nada.

Akibat penutupan jalan ini, layanan Transjakarta di koridor Ciledug juga sempat berhenti beroperasi.

Penumpang dari arah Puri Beta diturunkan di tengah jalan, sementara dari arah Cipulir hanya bisa sampai halte JORR.

“Transjakarta juga berhenti semua dari arah Ciledug, penumpang diturunkan dari batas Puri Beta. Banyak pekerja jalan kaki, ada juga yang pesan ojek online,” ujar warga.

Sebanyak 11 unit mobil pemadam dan 35 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar bangunan bengkel tersebut.

Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 18.10 WIB, sebelum kemudian dilakukan pendinginan oleh petugas. 

Hingga pukul 20.20 WIB, petugas damkar disebut masih melakukan pendinginan dan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kebakaran. Ant/berbagai sumber

  • antisipasi kebakaran

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.