Bank Mandiri Gaspol Dukung UMKM Tembus Pasar Dunia Lewat Akselerasi Ekspor Digital di TEI 2025
📅 Kamis, 16 Okt 2025, 14:00 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA – Optimisme terhadap kinerja ekspor nasional semakin meningkat seiring melonjaknya permintaan dunia terhadap produk-produk bernilai tambah asal Indonesia. Melihat peluang tersebut, Bank Mandiri mengambil langkah strategis untuk memperkuat peran sebagai mitra utama pemerintah dalam mempercepat ekspor melalui digitalisasi dan penguatan kapasitas pelaku usaha lokal.
Ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang berlangsung pada 15–19 Oktober 2025 di ICE BSD City, Tangerang, menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memamerkan keunggulan produknya ke pasar global. Dalam pameran bergengsi ini, Bank Mandiri hadir sebagai Mitra Utama yang mendukung lebih dari 1.500 peserta pameran dan 5.000 pembeli internasional dengan target transaksi hingga USD 16,5 miliar.
Partisipasi Bank Mandiri di TEI 2025 memperlihatkan komitmen kuat perusahaan dalam memperluas akses ekspor dan membangun sinergi lintas sektor demi ketahanan ekonomi nasional. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, menegaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran vital sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia.
“Sebagai lembaga keuangan nasional dan mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri hadir untuk mempertegas peran sebagai pendorong percepatan ekspor nasional,” ujar Henry di Tangerang, Rabu (15/10).
Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) telah melampaui angka 60 persen, sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar di Tanah Air. Namun, Henry menyebut masih banyak ruang untuk meningkatkan jumlah UMKM yang bisa menembus pasar ekspor dan berkompetisi di tingkat global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bank Mandiri pun terus memperkuat program pendampingan lewat Rumah BUMN, Rumah Ekspor, dan platform digital andalan mereka, Kopra by Mandiri. Melalui ekosistem ini, pelaku UMKM mendapatkan akses pembiayaan, pelatihan, hingga strategi digitalisasi yang membantu mereka naik kelas dan siap bersaing secara global.
Tidak hanya itu, hingga pertengahan 2025, Bank Mandiri telah mengelola 23 Rumah BUMN yang aktif membina lebih dari 15.000 UMKM di berbagai daerah Indonesia. Program tersebut mencakup 1.500 lebih sesi pelatihan dengan fokus pada literasi digital, manajemen keuangan, strategi ekspor, serta peningkatan daya saing produk.
Henry menambahkan, keikutsertaan UMKM binaan Bank Mandiri dalam TEI 2025 juga membuka peluang besar melalui sesi business matching bersama pembeli internasional. “Kami berkomitmen mendorong akselerasi UMKM menuju pasar global melalui pendampingan terstruktur dan membangun sinergi lintas instansi agar ekosistem ekspor Indonesia semakin kuat,” imbuhnya.
Komitmen Bank Mandiri terhadap penguatan ekspor juga diwujudkan lewat program “UMKM Melangkah Menuju Pasar Global”. Program ini menyediakan pelatihan, mentoring, dan akses pembiayaan bagi pelaku usaha yang siap menembus pasar luar negeri. Peserta diseleksi secara ketat melalui proses kurasi dan wawancara, lalu dikelompokkan berdasarkan kesiapan ekspor mereka.
Dalam pelatihan tersebut, para pelaku usaha mendapatkan pembekalan manajemen produk, strategi pemasaran digital, hingga sertifikasi internasional. Proses pendampingan dilakukan berkelanjutan, baik secara daring maupun luring, untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan bisnis UMKM yang ikut serta.
Bank Mandiri juga terus memperluas kolaborasi dengan berbagai kementerian, lembaga, hingga mitra internasional. Langkah ini dilakukan untuk membuka lebih banyak akses terhadap pelatihan, pendanaan, dan peluang kemitraan strategis yang dapat memperkuat jaringan ekspor nasional sekaligus menekan biaya logistik.
Menurut Henry, dukungan terhadap ekspor bukan hanya tentang memperbesar nilai transaksi perdagangan luar negeri. Lebih jauh, upaya ini juga bertujuan menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah agar dampak positifnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Sejalan dengan semangat HUT ke-27 Bank Mandiri yang mengusung tema Sinergi Majukan Negeri, perusahaan terus mempertegas komitmennya untuk menjadi motor penggerak ekspor nasional. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu eksportir unggulan di kawasan Asia.
“Bank Mandiri optimistis langkah sinergis ini akan memperluas peluang ekonomi, meningkatkan kepercayaan pelaku usaha, serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai negara eksportir yang kompetitif di kawasan regional dan global,” pungkas Henry.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!