Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Purbaya Optimistis Program Perumahan Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,7 Persen

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Purbaya Optimistis Program Perumahan Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,7 Persen Doc: Antara
Ket. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keterangan kepada awak media setelah menghadiri pertemuan di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jakarta pada Selasa (14/10).

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pertumbuhan ekonomi nasional bisa tembus 5,6-5,7 persen jika program-program perumahan yang dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berhasil.

"Saya yakin kalau program perumahan berjalan, (pertumbuhan ekonomi) 5,6-5,7 persen bisa dicapai," kata Purbaya di Jakarta, Selasa (14/10).

Dirinya belum menghitung berapa kontribusi program perumahan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun bisa amat signifikan karena pembangunan rumah melibatkan banyak industri turunan mulai dari industri material konstruksi sampai furnitur.

"Saya belum hitung berapanya. Tapi amat signifikan, karena bukan dari rumah saja, ada konstruksi, semen, dan sebagainya. Rumah itu dianggap investasi, jadi di segala sisi naik semua," katanya.

Purbaya meyakini program-program perumahan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) dapat berjalan.

Dia juga mengatakan, hal paling penting adalah bagaimana untuk mencoba mengembalikan perekonomian yang kemarin melambat menjadi lebih baik ke depannya.

"Yang penting kemarin (ekonomi) melambat. Kita coba kembalikan ekonomi menjadi lebih baik. Yang penting itu ekonomi kita membaik, rakyat hidupnya lebih sejahtera. Ke depan harapan lebih bagus. Jadi Indonesia cerah begitu. Itu yang mau kita ciptakan," katanya.

Purbaya mendukung sepenuhnya program-program yang dijalankan oleh Kementerian PKP.

"Program-program seperti (PKP) ini akan saya dukung sepenuhnya," katanya.

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyambangi Menteri PKP Maruarar Sirait di Kementerian PKP untuk membahas sejumlah topik terkait perumahan.

Ara mengapresiasi dukungan Purbaya terhadap Kementerian PKP dan sektor perumahan.

"Saya terus terang merasa mendapatkan dukungan yang luar biasa hari ini. Menteri Keuangan bekerja sangat cepat, tetapi juga bertanggung jawab membantu kami," kata Ara.

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh hingga 5,5 persen pada triwulan IV 2025.

Kinerja ekonomi tersebut diyakini akan menjadi sinyal awal pembalikan arah ekonomi menuju fase pertumbuhan yang lebih cepat pada tahun mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.