Pemerintah Tengah Siapkan Mekanisme Pengawasan Jaga Integritas Karbon RI
Rabu, 15 Okt 2025, 13:35 WIBJAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pemerintah saat ini tengah menyiapkan mekanisme pengawasan dan pengamanan untuk menjaga integritas karbon Indonesia berdasarkan terbitnya aturan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) terbaru.
Ditemui usai penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) di Jakarta, Rabu (15/10), Menteri LH/Kepala BPLH Hanif menjelaskan telah terbit Peraturan Presiden (PP) Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional pada 10 Oktober lalu sebagai dasar kebijakan karbon Indonesia.
âMudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami dengan Pak Jaksa Agung bisa merumuskan langkah-langkah operasional yang memang diperlukan untuk menjaga, men-safeguard penyelenggaraan nilai ekonomi karbon dalam kedua sisi, di sisi skema voluntary maupun sisi compliance. Dua hal ini harus berjalan beriringan,â ucap Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq.
Dia mengingatkan integritas karbon sangat penting karena ketika terjadi fraud atau penipuan dampaknya akan dirasakan terhadap seluruh karbon di Indonesia. Hal itu dapat terjadi karena hilangnya tingkat kepercayaan pasar terhadap karbon di Tanah Air.
Beberapa hal yang menjadi sorotan termasuk proses sertifikasi karbon dan ketiadaan adisionalitas (additionality) atau nilai tambah dari karbon yang diperdagangkan.
Menteri LH mengatakan adanya instrumen pengawasan diperlukan mengingat Indonesia sudah menandatangani Persetujuan Saling Pengakuan/Mutual Recognition Agreement (MRA) dengan badan standar karbon global Verra (VCS Program), Global Carbon Council, Plan Vivo, dan Gold Standard, serta memiliki Letter of Intent dengan Puro Earth.
Untuk itu dia mengharapkan diskusi lebih lanjut dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) dan beberapa organisasi, seperti IOJI,dapat merumuskan formula awal dari mekanisme safeguard tersebut.
âHarapan saya tentu di kesempatan yang berbahagia ini dengan IOJI bersama teman-teman Kejaksaan dan teman-teman Kementerian Lingkungan Hidup dapat merumuskan formula awal untuk, harapan saya, bisa dijadikan semacam surat keputusan bersama antara saya dengan Jaksa Agung, sambil kita akan naikkan menjadi instrumen yang lebih tinggi lagi,â kata Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq.
- Pemerintah
- pengawasan
- Integritas Karbon RI
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Polytama Andalkan Bahan Baku Kilang Pertamina
-
Dapur Umum Longsor Cisarua Produksi 4.500 Paket Makanan Per Hari
-
Seskab Beri Penjelasan Terkait MBG
-
Jelang Mudik, Kendaraan Masuk DIY dari Tol Prambanan Bertambah
-
Industri Streaming Indonesia 2025 Melaju Pesat, Konten Lokal dan Gen Z Jadi Penggerak Utama
-
Ukraina Bersedia Menghentikan Ambisinya Bergabung dengan NATO
-
15 Siswa SMP Terbukti Positif, Wali Kota Surabaya Siapkan Tes Narkoba Acak di Sekolah-sekolah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.