Pasca-banjir, Pemkab Probolinggo Pastikan Jembatan Aman Dilalui
Rabu, 15 Okt 2025, 17:50 WIBPROBOLINGGO< JAWA TIMURÂ - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Jawa Timur, memastikan jembatan penghubung antardesa di Desa Seboroh yang sudah diperbaiki tersebut aman untuk dilalui masyarakat pasca-bencana banjir yang menerjang desa setempat beberapa waktu lalu.
"Kami melakukan kontrol lapangan terhadap beberapa pembangunan pasca-bencana dengan melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah fasilitas umum yang terdampak bencana di wilayah Kecamatan Krejengan," kata Bupati Probolinggo Mohammad Haris dalam keterangannya di Probolinggo, Rabu (15/10).
Menurutnya, monev difokuskan pada kondisi infrastruktur pasca-rehabilitasi guna memastikan hasil pembangunan yang telah dikerjakan tetap kokoh, aman, dan memberikan manfaat optimal bagi warga.
"Saya juga berdialog dengan warga sekitar untuk mendengarkan langsung aspirasi dan masukan masyarakat terkait infrastruktur yang telah diperbaiki," tuturnya.
Ia mengatakan kegiatan monev tersebut penting untuk memastikan keberlanjutan fungsi bangunan infrastruktur, khususnya jembatan dan talud, yang dibangun setelah terjadinya bencana beberapa waktu lalu.
"Di awal masa pemerintahan kami, ada sekitar lima jembatan yang rusak berat dan lebih dari sepuluh titik yang membutuhkan perbaikan jembatan dan talut serta plengsengan. Sekarang sebagian besar sudah selesai dan dimanfaatkan warga," katanya.
Menurutnya, monev juga menjadi langkah untuk memastikan pemeliharaan dan perawatan rutin berjalan dengan baik, sehingga bisa digunakan dengan aman oleh masyarakat untuk jangka waktu lama.
"Pemerintah punya tanggung jawab untuk menjaga keselamatan masyarakat. Jadi kegiatan kontrol seperti itu akan terus kami lakukan secara berkala," ujarnya.
Bupati yang biasa dipanggil Gus Haris menyoroti pentingnya penerangan jalan di sekitar jembatan demi keamanan pengguna jalan, sehingga pihaknya meminta agar lampu penerangan di area jembatan segera dipasang dan berfungsi dengan baik.
"Jangan sampai jalur itu gelap di malam hari karena menyangkut keselamatan warga. Kami berkomitmen untuk memastikan seluruh infrastruktur pasca-bencana tidak hanya selesai dibangun, namun juga terawat dan berkelanjutan, sehingga dapat menunjang aktivitas sosial ekonomi masyarakat di wilayah setempat," ujarnya. Ant
- Jembatan penghubung desa
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.