Kilang Plaju Tetap Perkasa di Usia Lebih Dari 100 Tahun

Rabu, 15 Okt 2025, 19:48 WIB

JAKARTA – Kilang Plaju yang merupakan salah satu unit operasi Kilang Pertamina Internasional (KPI) menunjukkan performa apik di usianya yang telah lebih dari satu abad. Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani mengatakan, hingga akhir Agustus 2025, Kilang Plaju berhasil mencatatkan produksi bahan bakar yang optimal. 

Menurutnya, di periode tersebut produksi gasoline di Kilang Plaju mencapai angka di atas 3 juta barel, sementara gasoil lebih dari 9 juta barel. Tak hanya itu, kilang ini juga menghasilkan lequified petroleum gas (LPG) di atas 85 ribu ton dan avtur diatas 175 ribu barel.

Ket. Foto: Kilang Plaju yang merupakan salah satu unit operasi Kilang Pertamina Internasional (KPI) menunjukkan performa apik di usianya yang telah lebih dari satu abad — Sumber: istimewa

“Produksi ini menunjukkan betapa pentingnya Kilang Plaju dalam menjaga ketersediaan bahan bakar untuk masyarakat dan industri di wilayah Sumatera Bagian Selatan khususnya dan Indonesia pada umumnya,” tandas Milla.

Milla mengatakan, kilang ini memiliki kapasitas pengolahan sebesar 126 ribu barrel per hari, atau setara dengan sekitar 12 persen dari total kapasitas kilang milik Pertamina. Dengan kapasitas sebesar itu, Kilang Plaju menghasilkan beragam produk BBM dan petrokimia yang saat ini menyuplai hingga 60 persen kebutuhan energi di Sumatera Bagian Selatan.

“Kilang Plaju merupakan salah satu bukti bagaimana pengelolaan kilang bisa tetap berkontribusi. Dibangun lebih dari 1 abad, Kilang Plaju masih terus beroperasi sebagai penyokong energi nasional. Berbagai upaya dan inovasi memang terus dilakukan tidak hanya untuk menjaga kilang tetap beroperasi, tetapi juga agar kilang tetap relevan dengan zaman,” ujar Milla.

Ia menambahkan, Kilang Plaju berkontribusi menjaga kestabilan suplai energi nasional. Beragam produk yang dihasilkan, mulai dari bahan bakar minyak (BBM) seperti Solar, Bio Solar, Pertalite dan Avtur. Kilang ini juga memproduksi produk non-BBM, diantaranya Polytam, SBPX, LPG, Decant Oil, hingga produk intermedia seperti Naptha, POD dan LRes. 

Kilang Plaju juga mendukung program swasembada energi dengan memproduksi biodiesel berbasis minyak sawit. "Bersama Kilang Kasim, Kilang Plaju turut mendukung program pemerintah dalam menghasilkan produk Biosolar 40% atau B40," ujar Milla.

Dimulai dari B20 pada 2019, kemudian meningkat menjadi B30 dan B35. Hingga akhirnya pada Januari 2025, kilang ini pertama kali memproduksi dan mengirimkan B40 dengan kapasitas 750 ribu barel per bulan.

“Biodiesel B40 yang diproduksi Kilang Plaju tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga memberi dampak positif bagi sektor perkebunan sawit melalui penyerapan bahan baku FAME sebesar 40 persen,” ungkap Milla.

Tak hanya fokus pada bahan bakar, Kilang Plaju juga menghadirkan inovasi ramah lingkungan lewat produk pendingin Breezon MC-32. Produk ini berbasis hidrokarbon, lebih hemat energi, dan tidak merusak lapisan ozon. Breezon MC-32 mulai diproduksi sejak 2020 sebagai alternatif dari refrigeran lama seperti CFC dan HCFC yang sudah dilarang karena dampaknya terhadap lingkungan. 

Satu hal yang unik dari Kilang Plaju, lanjut Milla, yakni masih digunakannya pembangkit gas turbine sebagai sumber energi utama. Teknologi ini terbukti stabil dan efisien dalam mendukung kelancaran produksi. Keandalan sistem ini menjadi salah satu kunci keberhasilan kilang dalam memenuhi kebutuhan energi nasional secara konsisten.

Tak hanya memastikan operasional berjalan dengan baik, Kilang Plaju juga memastikan operasi yang aman. Kilang Plaju telah mencatatkan 143 juta jam kerja aman (JKA) kumulatif dari 9 Desember 2009 hingga Agustus 2025.

“Ibarat buah kelapa tua yang makin banyak santannya, Kilang Plaju semakin matang di usianya yang telah lebih dari satu abad. Kilang ini tidak hanya menjadi tulang punggung pasokan energi di Sumatera Bagian Selatan, tapi juga simbol kemandirian energi Indonesia. Kilang ini tetap relevan dengan zaman,” pungkas Milla.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.