Bulog Banyumas: Persediaan Beras Aman, Harga Terkendali, dan Petani Tetap Sejahtera

Rabu, 15 Okt 2025, 15:55 WIB

Purwokerto, Jateng -- Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas memastikan stok beras di wilayah eks Keresidenan Banyumas yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara, Jawa Tengah, mencukupi kebutuhan hingga awal 2026.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu, mengatakan hingga pertengahan Oktober 2025, pihaknya telah merealisasikan pengadaan 66 ribu ton setara beras.

Ket. Foto: Pemimpin Cabang Perum Bulog Banyumas Prawoko Setyo Aji. — Sumber: ANTARA/Sumarwoto

"Kalau stok di gudang saat ini sudah lebih dari 78 ribu ton setara beras. Insya Allah aman sampai akhir tahun, bahkan bisa sampai tahun depan," katanya menegaskan.

Ia mengatakan pengadaan beras oleh Bulog hingga saat ini masih dilakukan dengan dua skema, yaitu program pemerintah dan komersial.

Khusus untuk pengadaan komersial, kata dia, Bulog Banyumas membeli beras kualitas premium dengan harga rata-rata Rp13.200 per kilogram dan menjualnya di kisaran Rp13.500-Rp13.800 per kilogram yang tergantung kondisi pasar harian.

Ia mengakui harga gabah kering panen di lapangan saat ini sudah jauh di atas harga pembelian pemerintah (HPP) yang sebesar Rp6.500 per kilogram.

"Rata-rata harga gabah kering panen sudah di kisaran Rp6.800 sampai Rp7.200 per kilogram. Ini menunjukkan kesejahteraan petani semakin baik karena panen mereka dihargai dengan layak," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, petani lebih memilih menjual gabah hasil panen musim tanam ketiga (MT III) ke pasar umum.

Demikian pula dengan Bulog Banyumas, lanjut dia, penyerapan yang dilakukan lebih diarahkan menggunakan skema komersial, yakni dengan membeli beras kualitas premium untuk memenuhi kebutuhan pasar umum.

"Kalau stok beras dari hasil penyerapan pada masa panen MT II kemarin memang untuk memenuhi kebutuhan program pemerintah seperti bantuan pangan dan penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan)," katanya.

Terkait dengan realisasi penyaluran beras SPHP di wilayah eks Keresidenan Banyumas, dia mengatakan hingga saat ini sudah tersalurkan lebih dari 8.400 ton.

Menurut dia, penyaluran beras SPHP yang digencarkan hingga tingkat kecamatan melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah itu mendapat sambutan positif dari masyarakat, sehingga dapat mengendalikan harga beras di pasaran.

"Realisasi SPHP cukup kencang dan penetrasinya sampai ke tingkat kecamatan. Harga beras di pasar konsumen pun relatif stabil tanpa gejolak berarti," katanya.

Ia mengatakan Bulog terus berkontribusi dalam program prioritas pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung upaya swasembada beras nasional.

"Intinya stok aman, harga terkendali, dan petani tetap sejahtera," kata Prawoko.

  • Bulog Banyumas

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Jelang Maulid Nabi, 4 Bahan Pokok Ini Jadi Buruan Warga Mataram di Pasar Murah

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Palu Pasang Ratusan Rambu Evakuasi

Pembangunan Sekolah Rusak di Jakarta Mulai September 2026

Polri Raih Rekor MURI Tanam Bawang Putih Serentak di Lahan Terluas

Kebakaran di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur Anguskan Tiga Rumah

Pemprov Gorontalo Lakukan Efisiensi Belanja dan Prioritas Program Berdampak Langsung ke Masyarakat untuk Jaga Kemandirian Fiskal

Menkomdigi: 99,9 Persen BTS Terdampak Gempa NTT Sudah Pulih

Pemprov Jambi Bangun Kesadaran Masyarakat untuk Taat Bayar Pajak Kendaraan Lewat Undian Berhadiah

Jelang Maulid Nabi, Pemprov Babel Pastikan Stok Bawang dan Cabai Cukup

BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Kalsel

Trailer Terbaru 'Dune: Part Three' Ungkap Sisi Gelap Paul Atreides, Perang Besar dan Konspirasi Mematikan

Pemprov DKI Jakarta Ungkap Alasan Rekayasa Cuaca Belum Dapat Dilakukan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Bromo Kembali Dibuka Tengah Malam Nanti, Wisatawan Bisa Berkunjung Lagi dengan Aman

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

Insidious 6 Ubah Aturan Besar, The Further Jadi Teror ke Dunia Nyata

Kementerian Pariwisata: Berikut Destinasi Wisata yang Masih Ditutup Pascagempa di NTT

Cuaca Kering dan Panas Sulitkan Pemadaman Karhutla di Kalsel

Berikut Daftar Destinasi Piknik yang Masih Ditutup Usai Gempa NTT

Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Barito Utara Bentuk Satgas Kesiapsiagaan Karhutla dan Pengawasan BBM

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.