BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai Aceh, Warga Diminta Waspada

Rabu, 15 Okt 2025, 17:54 WIB

BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang akan melanda sejumlah wilayah di Aceh dalam beberapa hari ke depan. Fenomena dipole mode dan suhu laut yang hangat disebut menjadi pemicu meningkatnya potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

"Beberapa wilayah Aceh berpotensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai angin kencang," kata Prakirawan BMKG Aceh Nofrida Handayani Sodik, di Banda Aceh, Rabu.

Ket. Foto: Ilustrasi- Warga menggunakan payung dan jas hujan saat hujan lebat di pedestrian Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (25/1). — Sumber: ANTARA/Sulthony Hasanuddin

Nofrida menjelaskan, kondisi ini disebabkan adanya dipole mode yang terpantau aktif sehingga memicu aktivitas konvektif di wilayah Indonesia bagian barat, serta adanya belokan angin dan konvergensi di Aceh.

Dipole mode merupakan fenomena interaksi laut-atmosfer di Samudra Hindia yang dihitung berdasarkan perbedaan nilai (selisih) antara anomali suhu muka laut perairan pantai timur Afrika dan barat Sumatera. Secara umum, berdampak pada meningkatnya curah hujan di Indonesia bagian barat.

Selain itu, kata dia, suhu muka laut yang hangat di wilayah Samudra Hindia barat Sumatera dan perairan timur Aceh juga dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).

"Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh," ujarnya.

Dia menyebutkan wilayah di Aceh yang berpotensi dilanda hujan ringan hingga lebat dan dapat disertai angin kencang pada Rabu, yaitu Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Tenggara, Pidie, Aceh Selatan, Kota Banda Aceh, Gayo Lues, Nagan Raya, Pidie Jaya, Kota Subulussalam, Aceh Tengah, dan Aceh Besar.

Kemudian, pada Kamis (16/10) melanda Kabupaten Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Pidie, Kota Sabang, Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Tengah, dan Kota Subulussalam.

Selanjutnya pada Jumat (17/10) di Kabupaten Aceh Tenggara, Pidie, Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Besar, dan Aceh Tengah.

Dalam kesempatan ini, BMKG mengimbau masyarakat Aceh untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan intensitas sedang hingga lebat yang terus-menerus maupun dengan durasi lama.

"Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai," kata Nofrida.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.