Pemkot Yogyakarta Perkuat Gerakan Mas JOS untuk Kurangi Sampah ke TPA

Selasa, 14 Okt 2025, 16:30 WIB

YOGYAKARTA - Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis kelurahan melalui Gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS). Sejak akhir September, gerakan ini difokuskan pada pemilahan sampah organik di tingkat rumah tangga agar sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya berupa residu.

Langkah ini tidak hanya mengajak masyarakat, tetapi juga melibatkan para penggerobak sampah. Sebanyak 1.200 penggerobak difasilitasi dua ember khusus untuk menampung sampah organik sisa dapur. Program tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemkot menuju kemandirian pengelolaan sampah di tingkat kelurahan.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkot Yogya

Seluruh perangkat daerah pun diminta membina 45 kelurahan melalui edukasi pemilahan sampah dan penyediaan wadah pengumpulan organik, seperti galon bekas. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan bahwa hingga akhir 2025 Pemkot menargetkan pengurangan volume sampah harian hingga 60 ton. Saat ini, kapasitas pengolahan sampah di Kota Yogyakarta baru mencapai sekitar 190 ton per hari dari total timbulan yang masuk ke depo.

“Rekonstruksi sosial itu butuh proses tapi harus terus dilakukan. Sekarang kita mengajak dan menggerakkan masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah. Mas JOS bukan sekadar ajakan, tapi Pemkot juga membangun sistem dan memfasilitasi hingga tingkat rumah tangga,” ujar Hasto saat Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah di Ruang Bima, Senin (13/10/2025).

Hasto menambahkan, pemerintah sedang menyiapkan tempat transit di setiap kelurahan sebagai lokasi pemilahan ulang sebelum sampah dibawa ke depo atau TPA. Langkah ini penting untuk memastikan hanya residu yang dikirim ke lokasi akhir.

“Pemilahan kembali di tempat transit sangat diperlukan untuk menekan jumlah sampah yang dibawa ke depo. Tidak dipungkiri, masih ada plastik atau bahan lain yang sebenarnya bisa dibersihkan dan dimanfaatkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, menjelaskan bahwa target pengumpulan ember organik di lapangan akan menyesuaikan jumlah penggerobak.

“Total penggerobak ada 1.200, jadi setidaknya minimal satu penggerobak bisa membawa satu ember khusus sampah organik. Sampai hari ini sudah terkumpul 646 ember dengan total sampah organik 16,15 ton. Targetnya bisa mencapai 25 ton dari seribu ember,” kata Rajwan.

Ia menambahkan, melalui pendekatan berbasis kelurahan, Pemkot berharap setiap wilayah mampu mengembangkan model pengelolaan sampah mandiri dengan melibatkan warga, kader lingkungan, dan pengelola bank sampah.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.