- Home
-
- Megapolitan
-
- Moda Massal, Pembangunan T...
Moda Massal, Pembangunan Transportasi Berkelanjutan Mulai Diakui Dunia
Selasa, 14 Okt 2025, 03:04 WIBJAKARTA â Pembangunan transportasi Pemprov Jakarta mulai diakui dunia. âHal ini membuktikan keseriusan Jakarta dalam membangun sistem transportasi berkelanjutan,â tutur Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi Jakarta, Suharini Eliawati, Senin (13/10).
Komentar Suharini ini terkait dengan Transjabodetabekyang berhasil menembus babak final "Bloomberg Philanthropies Local Leaders Awards 2025." Penghargaan internasional bergengsi tersebut akan diumumkan 4 November dalam ajang "Local Leaders Forum" di Rio de Janeiro, Brasil.
Suharini menyatakan, kebijakan Pemprov Jakarta diakui dunia lewat inovasi transportasi rendah emisi dan terintegrasi. Inisiatif transportasi lintas wilayah, Transjabodetabek menjadi finalis kategori âClean, Reliable Transportation: Moving People and Goods on Dependable, Low-Emission Networks.â Transjabodetabek bersaing dengan sejumlah kota besar dunia seperti Oslo (Norwegia), Sao Paulo dan Belo Horizonte (Brasil), serta Belize City (Belize).
Suharini Eliawati menyambut baik pencapaian tersebut yang menjadi bukti pengakuan dunia terhadap keseriusan Jakarta dalam membangun sistem transportasi berkelanjutan. Menurutnya, melalui Transjabodetabek, Jakarta tidak hanya memperluas layanan publik ke wilayah sekitar, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat terhadap mobilitas hijau yang terintegrasi dan rendah emisi.Â
âIni bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global yang berkelanjutan,â ujarnya. Program Transjabodetabek diluncurkan untuk memperluas jangkauan layanan transportasi publik ke kawasan penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.Â
Dengan begitu, membentuk konektivitas kawasan metropolitan yang efisien dan ramah lingkungan. Inisiatif ini menjadi perluasan dari sistem Transjakarta, sekaligus mendukung peta jalan elektrifikasi Jakarta.
Sejak tahun 2023, sebanyak 100 bus listrik telah beroperasi. Pemprov menargetkan mencapai 500 unit bus listrik tahun ini. Kemudian, mencapai 100 persen elektrifikasi armada pada tahun 2030. Bus listrik juga direncanakan menjadi tulang punggung layanan Transjabodetabek di masa depan. Ini terutaa untuk menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan kualitas udara di wilayah metropolitan.
Selain Jakarta, nominasi lain yang masuk dalam kategori serupa mencakup sejumlah inisiatif global inovatif. Ada âFossil Free Trucks Projectâ di Oslo. Program ini mendorong truk bebas emisi. Kemudian, program elektrifikasi armada bus Sao Paulo yang kini memiliki lebih dari 900 bus listrik.
Menurut Bloomberg Philanthropies, para finalis tahun ini dinilai berdasarkan dampak inovasi terhadap pengurangan emisi, efisiensi mobilitas, dan ketahanan kota terhadap perubahan iklim. âJakarta menunjukkan kepemimpinan regional dalam menghadirkan sistem transportasi rendah emisi yang tidak hanya modern, tetapi juga inklusif dan terjangkau warga,â tulis Bloomberg Philanthropies.
Melalui pengakuan internasional ini, Jakarta mempertegas perannya sebagai motor transformasi transportasi hijau di Asia Tenggara. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan kota yang layak huni, tangguh, dan berdaya saing global. wid/G-1
- Transjabodetabek
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Rute Bus Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta: Jadwal, Tarif, dan Titik Pemberhentian
-
DPR RI: Insentif Guru Honorer Naik Rp100 Ribu Mulai 2026
-
Gakkum Kehutanan Wilayah Sulawesi Tetapkan Dua Tersangka Pembalakan Liar di TWA Kolaka
-
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 20 Unit Transjabodetabek Rute Blok M–Soekarno Hatta
-
Biar Nggak Macet, Pemkab Bogor Buka Jalur Alternatif Baru ke Puncak
-
Sespimmen Polri Turun Langsung Dukung Ketahanan Pangan di NTB
-
Solidaritas Malaysia: Pelajar Indonesia Terdampak Bencana Bakal Diberikan Bantuan Senilai 500 Ringgit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.