Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Sangga Nagara Padarincang Serang Mengangkat Potensi Petani Lokal

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Festival Sangga Nagara Padarincang Serang Mengangkat Potensi Petani Lokal Doc: Antara
Ket. Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Serang, Ida Nuraida (kedua dari kiri) saat membuka kegiatan Festival Sangga Nagara di Serang, Selasa (14/10/2025).

Serang - Forum Komunikasi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, menggelar Festival Sangga Nagara yang dirangkai dengan Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) pada 14-16 Oktober 2025 dengan mengangkat potensi petani lokal.

Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Serang, Ida Nuraida, di Serang, Selasa, berharap festival ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Padarincang.

”Festival ngaruwat bumi ini semoga mendatangkan profit yang tinggi dari sisi ekonomi kerakyatan," katanya.

Ida menuturkan, Padarincang memiliki potensi besar sebagai salah satu lumbung padi Kabupaten Serang dengan lahan persawahan seluas 3.300 hektare. Selain itu, wilayah ini juga dikenal sebagai penghasil buah-buahan dan rempah-rempah.

”Potensi ini sejalan dengan tema festival yaitu ’Menanam Harapan Menuai Kejayaan’. Besar harapan saya acara ini dapat terselenggara secara kontinyu setiap tahun," katanya menambahkan.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival, Haris Munandar, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengkolaborasikan sektor pertanian dengan kesenian dan kebudayaan lokal, di mana para pelakunya adalah para petani itu sendiri.

"Tujuannya adalah mengangkat semua potensi yang ada di wilayah kita untuk memajukan daerah, khususnya Kabupaten Serang dan Provinsi Banten," ujar Haris.

Festival ini, lanjutnya, menampilkan berbagai kesenian lokal seperti kuda kepang, bendrong, dan perang ujung. Salah satu ritual utamanya adalah "ngaruwat bumi" sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen yang melimpah.

"Ngaruwat bumi adalah ungkapan syukur dan doa agar tanaman dijaga dari serangan hama dan penyakit,” ungkapnya.

Selama tiga hari penyelenggaraan, terdapat 17 rangkaian acara yang akan digelar, antara lain lomba marhaba, istigasah, festival layang-layang, pameran dan karnaval pertanian, hingga parade seribu rudat.

Haris menambahkan, pada hari kedua, Rabu (15/10), acara dijadwalkan akan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Utusan Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, serta Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.