Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Gempa Situbondo Masih Tidur di Tenda Darurat

📅 Senin, 13 Okt 2025, 15:30 WIB | Oleh:
Korban Gempa Situbondo Masih Tidur di Tenda Darurat Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Ilustrasi: Kerusakan rumah warga terdampak gempa di Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur.

Situbondo -- Korban gempa bumi di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, masih tidur di tenda darurat karena bantuan dari Biaya Tak Terduga (BTT) pemerintah daerah setempat untuk rehabilitasi rumah mereka belum cair.

Gempa dengan magnitudo 5,4 yang terjadi pada 25 September 2025 mengakibatkan 145 rumah warga rusak yang tersebar di empat desa (Desa Sumberwaru, Sumberejo, Sumberanyar, Wonorejo) di Kecamatan Banyuputih, dengan 63 rumah rusak ringan, 23 rumah rusak sedang dan 57 rumah rusak berat.

"Warga kami ada satu KK yang masih bertahan tidur di tenda darurat karena khawatir rumah mereka ambruk, ada sebagian korban gempa tidur di rumah saudara, dan di halaman rumahnya," kata Kepala Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Imam Anshori saat dihubungi di Situbondo, Senin.


Mengenai bantuan BTT untuk perbaikan dari pemerintah daerah setempat, lanjut dia, sampai dengan hari ini atau 19 hari pascagempa belum cair, karena terkendala beberapa hal dan salah satunya pembuatan rekening.

"Informasi yang kami terima pada Selasa (14/10) besok korban gempa baru akan membuat rekening bank, karena penyaluran bantuan perbaikan rumah melalui rekening bank masing-masing korban gempa," kata Imam Anshori.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo Timbul Surdjanto menyampaikan pada Sabtu (11/10) uang bantuan untuk perbaikan rumah terdampak gempa itu sudah terdistribusi ke rekening masing-masing penerima.


"Semua buku tabungan masih ada di Bank Jatim, nanti tinggal menyerahkan kepada masyarakat terdampak gempa," katanya.

Sebelumnya Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan pemerintah daerah setempat telah mengalokasikan anggaran dari BTT  sekitar Rp370 juta untuk rehabilitasi rumah warga terdampak gempa bumi.

"Pada pekan depan akan mulai disalurkan kepada masing-masing korban terdampak gempa untuk merehabilitasi rumah mereka yang rusak ringan, sedang dan rusak berat.," ujar Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.