Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Samarinda dibangun tahun ini

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat Samarinda dibangun tahun ini Doc: ANTARA/M Ghofar
Ket. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Asli Nuryadin.

Samarinda -- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Asli Nuryadin mengatakan bahwa Sekolah Rakyat Samarinda siap dibangun tahun ini dengan menggunakan anggaran senilai Rp285 miliar dari Kementerian Sosial.

"Bahkan Juli tahun ini pun siap menampung siswa perdana sebanyak 100 orang. Namun karena bangunan belum siap, maka siswa angkatan pertama pada Sekolah Rakyat akan menumpang di sekolah lain," ujar Asli Nuryadin di Samarinda, Ahad.

Angkatan pertama siswa Sekolah Rakyat hanya untuk SMA dari kalangan keluarga miskin, sehingga mereka dibebaskan dari biaya sekolah, sedangkan fasilitas sekolah layaknya sekolah mewah.

Di luar kurikulum, tenaga pendidik dan kependidikan, sekolah ini menjadi tanggung jawab Kemensos, karena berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 8 tahun 2005, penuntasan kemiskinan menjadi tanggung jawab Kemensos.

Sekolah Rakyat ini segera dibangun di Kecamatan Palaran, di lahan milik Pemkot Samarinda. Sedangkan untuk biaya operasional, tenaga pendidik dan kependidikan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui sinergi Kemensos dan Kementerian Pendidikan.

"Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo, untuk mengupayakan supaya orang miskin bisa menikmati sekolah yang mewah dengan fasilitas lengkap, laboratorium lengkap, kemudian dengan model pendidikan modern agar kualitas siswa juga meningkat," katanya.

Saat ini Sekolah Rakyat Samarinda memang hanya untuk siswa SMA, namun ke depan, setelah bangunan jadi dan semua fasilitas terlengkapi, maka akan diperuntukkan mulai jenjang SD, SMP, dan SMA dengan total target dapat menampung 1.000 siswa yang semuanya berasal dari warga miskin.

Meski namanya Sekolah Rakyat Samarinda, lanjut mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda ini, namun sekolah ini tidak dikelola oleh Pemkot Samarinda, namun sepenuhnya dikelola pemerintah pusat.

Sedangkan Pemkot Samarinda terlibat karena beberapa hal, antara lain lahan yang digunakan merupakan milik Pemkot Samarinda, para siswa baik dari SD, SMP, dan SMA merupakan warga Samarinda, kemudian pihaknya juga memfasilitasi tentang beberapa hal yang dibutuhkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.