Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukungan Akademisi Mengalir, Pakar Unisba dan Unpad Kompak Dukung Swasembada Energi Nasional!

24 Minggu, 12 Okt 2025, 21:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukungan Akademisi Mengalir, Pakar Unisba dan Unpad Kompak Dukung Swasembada Energi Nasional! Dukungan Akademisi Mengalir, Pakar Unisba dan Unpad Kompak Dukung Swasembada Energi Nasional! Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - PLTS atap.

JAKARTA – Swasembada energi bukan sekadar soal memenuhi kebutuhan listrik atau bahan bakar dari produksi dalam negeri, tapi juga tentang kemandirian ekonomi dan ketahanan nasional.

Dalam konteks global yang penuh ketidakpastian, terutama dengan fluktuasi harga minyak dan transisi menuju energi hijau, upaya mencapai swasembada menjadi semakin relevan.

Indonesia memiliki potensi besar — mulai dari cadangan minyak dan gas, batu bara, hingga sumber energi terbarukan seperti surya, angin, dan bioenergi.

Tantangannya adalah bagaimana mengelola sumber daya itu secara efisien dan berkelanjutan sambil mendorong investasi teknologi baru.

Swasembada energi pada akhirnya bukan hanya target angka, tapi juga refleksi kemampuan bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam menyediakan energi bagi rakyat dan industri

Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Islam Bandung (Unisba) Prof. Ima Amaliah dan pakar kebijakan publik Universitas Padjadjaran (Unpad) Yogi Suprayogi Sugandi mendukung upaya pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi.

“Program swasembada energi adalah langkah yang tepat, dan sudah seharusnya menjadi agenda nasional lintas pemerintahan,” ujar Ima dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (12/10).

Menurut dia, program swasembada energi dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

Kebijakan seperti mewajibkan kandungan etanol 10 persen dalam BBM atau E10 dinilai menjadi salah satu terobosan penting untuk mendukung swasembada energi.

Terlebih, kata dia, upaya pemerintah sejalan dengan momentum menghadapi tantangan perubahan iklim hingga komitmen Perjanjian Paris untuk mencapai emisi nol bersih paling lambat pada 2050.

Sementara itu, Yogi memandang kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mewujudkan swasembada energi seperti sumur minyak rakyat, merupakan hal yang baik bila melihat dari konsepnya.

“Apalagi kalau masyarakat lokal bisa bekerja sama dengan organisasi atau koperasi rakyat. Itu bisa memperkuat ekonomi daerah," ujar Yogi.

Walaupun demikian, dia mengingatkan agar masyarakat bila dilibatkan tetap diperhatikan aspek kesejahteraannya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Jakarta, Selasa (7/10), menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui kebijakan E10 dalam rangka mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap impor BBM.

"Kemarin malam kami sudah rapat dengan Presiden. Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatori 10 persen etanol," kata Bahlil di Jakarta, Selasa (7/10).

Sementara pada Kamis (9/10), Bahlil menjelaskan bila per sumur rakyat bisa menghasilkan satu barel per hari, maka potensi penambahan lifting minyak nasional bisa mencapai 45 ribu barel per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Nasional
Kemnaker Imbau Pekerja Wasp...
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...
Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.