Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program MBG di Lebak Serap 4.815 Tenaga Kerja, Bantu Atasi Pengangguran

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program MBG di Lebak Serap 4.815 Tenaga Kerja, Bantu Atasi Pengangguran Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah orang bekerja di salah satu dapur MBG di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

LEBAK - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten hingga saat ini mencapai 4.815 orang sehingga mendukung percepatan penanganan pengangguran dan kemiskinan, kata Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Lebak Asep Royani.

"Semua pekerja MBG itu dari keluarga miskin dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai rekomendasi pemerintah," kata dia di Lebak, Kamis.

Para pekerja program MBG yang 4.815 orang itu, bekerja di 107 dapur MBG dengan rata-rata 45 orang per dapur.

Mereka bertugas menyiapkan menu makanan untuk penerima manfaat program MBG bagi pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di daerah itu.

Para pekerja itu, antara lain pengelola produksi makanan, bagian cuci, bagian kebersihan, petugas pengamanan, dan pengemudi untuk mendistribusikan makanan ke sekolah-sekolah.

Ia menjelaskan program MBG memberdayakan masyarakat setempat karena mereka bisa memperoleh pekerjaan sehingga sekaligus mempercepat penanganan kemiskinan.

"Kami meyakini penghasilan gaji pekerja MBG itu sesuai aturan pemerintah daerah sehingga dipastikan mereka sejahtera," katanya.

Kepala SPPG Kelurahan Rangkasbitung Barat Ayi Ahmad Nuramin mengatakan pihaknya menyerap 45 tenaga kerja lokal yang sebelumnya telah masuk DTSEN.

Ia menyebut program MBG yang sudah beroperasi selama dua pekan itu berjalan lancar, dengan pekerja melaksanakan tugas sesuai kewajiban masing-masing.

"Kita semua yang bekerja di sini adalah warga setempat yang masuk DTSEN sesuai arahan pemerintah daerah," katanya.

Seorang pekerja SPPG Kelurahan Rangkasbitung Barat, Tati, mengaku bersyukur bisa bekerja pada program MBG sehingga bisa menghasilkan pendapatan ekonomi keluarga.

"Kami sekarang bisa meringankan beban ekonomi keluarga setelah bekerja bagian memasak nasi pada SPPG program MBG itu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.