Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kunjungan Wisman ke Batam Tembus Satu Juta Orang hingga Agustus 2025

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 10:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kunjungan Wisman ke Batam Tembus Satu Juta Orang hingga Agustus 2025 Doc: ANTARA
Ket. Suasana di terminal Bandara International Hang Nadim Batam, Kepri.

BATAM – Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam telah menembus satu juta orang hingga bulan Agustus 2025.

“Informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, hingga Agustus lalu, jumlah wisatawan mancanegara sudah tembus satu juta orang atau tepatnya 1.008.609 wisman,” kata Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat dikonfirmasi di Batam, Kamis (09/10).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, angka satu juta lebih wisman tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencatat 828.147 kunjungan.

Amsakar optimistis target kunjungan 1,5 juta wisatawan mancanegara dapat tercapai pada akhir tahun ini.

“Kita harapkan lima bulan terakhir ini bisa memenuhi target,” katanya.

Ia juga menyebut capaian pada tahun 2024 total kunjungan mencapai 1,3 juta wisman dan 3,2 juta wisatawan domestik.

Ia menyampaikan bahwa sektor pariwisata menjadi penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam.

“Secara konkret, PAD Batam ditopang oleh sektor pariwisata melalui pajak hotel dan restoran, di samping sumber lain seperti Pajak Penerangan Jalan (PPJ), Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menuturkan rata-rata kunjungan wisman kini mencapai sekitar 100 ribu orang per bulan.

“Trennya sangat baik, meski belum menyamai puncak tahun 2019, tapi peningkatan dari bulan ke bulan terus terlihat,” kata dia.

Ardiwinata menambahkan, wisatawan dari Singapura masih mendominasi disusul Malaysia dan Tiongkok.

Ia yakin kunjungan akan meningkat pesat jika kebijakan Visa on Arrival (VoA) bagi negara seperti India, Jepang, Tiongkok, dan Korea dilonggarkan.

“Kalau bebas visa diperluas, saya yakin pertumbuhan wisatawan akan lebih cepat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.