Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.200 Mahasiswa Unibos Dipersiapkan untuk Mengedukasi Masyarakat dalam Mengelola Sampah

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 23:05 WIB | Oleh:
1.200 Mahasiswa Unibos Dipersiapkan untuk Mengedukasi Masyarakat dalam Mengelola Sampah Doc: Antara
Ket. Pelepasan mahasiswa KKN Tematik Unibos Makassar oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin yang diharapkan mampu mengedukasi masyraakat terkait pengelolaan sampah berkelanjutan.

Makassar - Universitas Bosowa (Unibos) menerjunkan 1.200 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dipersiapkan untuk mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah berkelanjutan.

Mahasiswa Unibos ini juga diterjunkan di empat kecamatan dan empat kelurahan sebagai lokasi KKN Tematik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Rektor Unibos Prof Batara Surya di Makassar, Rabu, menyebut mahasiswa Unibos harus mampu beradaptasi dengan masyarakat, bekerja sama, serta berperan aktif dalam pengelolaan sampah dan pembangunan lingkungan berkelanjutan.

"Keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat merupakan ujian nyata dari proses pembelajaran di kampus," ujarnya.

Prof Batara juga menyebut kampus tidak dapat berjalan sendiri tanpa kolaborasi pentahelix antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. Maka dari itu, Dia juga menargetkan bahwa pada 2029 Kota Makassar dapat menjadi kota bebas sampah, dengan kontribusi aktif dari mahasiswanya.

KKN ini menurutnya, menjadi momentum kolaboratif antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam mengedukasi serta menggerakkan kesadaran publik terhadap pengelolaan sampah menuju ekonomi sirkular dan keberlanjutan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Helmy Budiman memaparkan peta jalan pengelolaan sampah menuju Makassar Bebas Sampah 2029 salah satunya melalui program Makassar Eco Circular Hub.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan sektor usaha dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Dijelaskan, peran camat mengoordinasikan edukasi bagi petugas kebersihan, sedangkan lurah bersama RT/RW bertanggung jawab dalam mengidentifikasi potensi sumber sampah di wilayah masing-masing, termasuk dari bisnis, pasar, perumahan, dan sekolah.

"Komunitas dan warga diharapkan dapat mengelola bank sampah unit dan mendorong inovasi produk daur ulang, sementara sektor hotel, restoran, dan kafe berperan dalam mengelola sampah organik dan donasi limbah terpilah," urainya.

Melalui program ini, diharapkan tercipta peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah, serta sinergi antara pemerintah, komunitas, dan dunia usaha dalam mewujudkan Makassar bersih, hijau, dan berdaya sirkular.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.