Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Deras Sejak Kemarin, Sejumlah Wilayah di Sulteng Terdampak Bencana Hidrometeorologi

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 10:37 WIB | Oleh:
Hujan Deras Sejak Kemarin, Sejumlah Wilayah di Sulteng Terdampak Bencana Hidrometeorologi Doc: BPBD Sulteng
Ket. Hujan deras menyebabkan jembatan terputus di Desa Bungkudu, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol.

PALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah melaporkan sejumlah wilayah di provinsi ini terdampak bencana hidrometeorologi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Senin (6/10).

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah Yunus di Palu, Selasa (7/10), mengatakan hujan dengan intensitas tinggi memicu tanah longsor, banjir, dan abrasi di sejumlah daerah seperti di Kabupaten Tojo Una-Una, Poso, dan Buol.

“Petugas tim reaksi cepat (TRC) BPBD melakukan asesmen di lokasi terdampak untuk penanganan,” katanya.

Ia mengatakan tanah longsor terjadi di Desa Podi dan Desa Tongku, Kecamatan Tojo, serta Desa Marowo dan Desa Tampanombo, Kecamatan Ulubongka, di Kabupaten Tojo Una-Una.

Longsor disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan tiga titik di ruas Jalan Trans Ampana - Poso tertimbun material dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain itu, satu rumah, satu rumah makan, satu penginapan, dan satu kios juga terdampak tanah longsor. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

Ia mengatakan proses pembersihan material longsor dilakukan menggunakan satu unit ekskavator, satu grader, dan satu loader.

“Material longsor menutup akses jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Kami telah menurunkan alat berat untuk membuka jalur, dan saat ini dua titik jalan sudah dapat dilalui,” kata Akris.

Ia melanjutkan, selain longsor, hujan deras juga menyebabkan banjir di Kecamatan Ratolindo dan Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una.

Genangan air setinggi sekitar 70 sentimeter merendam sedikitnya 10 rumah warga dan berdampak pada 10 kepala keluarga (KK). Tidak ada korban jiwa dan tidak ada warga yang mengungsi.

TRC BPBD, kata dia, telah melakukan pendataan serta berkoordinasi untuk penyaluran logistik dan peralatan pembersih.

Sementara di Kabupaten Poso, hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi menyebabkan abrasi di wilayah pesisir Kelurahan Bonesompe, Kecamatan Poso Kota Utara, yang mengakibatkan dua rumah warga terdampak dan tanggul sepanjang sekitar 180 meter mengalami kerusakan.

Ia mengatakan hujan deras juga menyebabkan meningkatnya debit air sungai dan mengakibatkan jembatan terputus di Desa Bungkudu, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol.

“Tidak ada korban jiwa dan tidak ada pengungsian, namun akses jalan di wilayah tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.