Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Program MBG, Dinkes DKI Percepat Penerbitan Sertifikat Higiene Sanitasi SPPG

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 09:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Program MBG, Dinkes DKI Percepat Penerbitan Sertifikat Higiene Sanitasi SPPG Doc: Beritajakarta
Ket. Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk seluruh SPPG di DKI dipercepat

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mengutip media resmi Pemprov DKI, langkah tersebut diambil untuk memastikan setiap makanan yang didistribusikan kepada peserta didik aman dan memenuhi standar kebersihan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, kolaborasi lintas lembaga tengah dilakukan untuk mempercepat penerbitan sertifikat tersebut.

Ani mengatakan pihaknya bekerja sama dengan SPPG, tim MBG, serta Balai Pengawas dan Sertifikasi Produk (BPSP) guna mempercepat proses inspeksi dan sertifikasi. Ia menegaskan, seluruh proses akan diawasi ketat agar standar kebersihan dan keamanan pangan terpenuhi.

“Kami akan melakukan inspeksi kesehatan lingkungan ulang secara masif. Setelah itu dilakukan percepatan agar mereka bisa segera menyesuaikan dengan persyaratan SLHS,” ujarnya, Senin (6/10).

Ia menjelaskan, hingga kini belum ada SPPG di Jakarta yang sepenuhnya mengantongi sertifikat SLHS, namun seluruhnya sedang dalam proses verifikasi dan inspeksi. Ani menargetkan proses sertifikasi bisa rampung dalam dua minggu ke depan, dengan pelatihan tambahan bagi para penanggung jawab SPPG dan penjamah makanan.

“Sekitar 8.000 orang akan kami latih supaya bisa mengelola penyajian dan penanganan makanan dengan lebih baik,” kata Ani.

Ani mengatakan, Jakarta memiliki sekitar 180 SPPG yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program MBG. Melalui inspeksi ulang ini, Dinas Kesehatan DKI Jakarta berupaya memastikan seluruh dapur dan fasilitas pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan lingkungan. Langkah ini juga menjadi upaya preventif agar tidak terjadi kasus keracunan makanan seperti yang sebelumnya sempat muncul di beberapa daerah.

Mengenai hasil laboratorium terkait dugaan kasus keracunan MBG di Jakarta, Ani menyebut sebagian besar disebabkan oleh bakteri, bukan unsur kimia. Meski begitu, jumlah siswa yang terdampak tidak besar, sekitar 60 orang dari total 10 lokasi kejadian.

“Kami terus mempelajari penyebabnya, dan fokus kami sekarang adalah memastikan hal seperti ini tidak terulang,” ucapnya.

Ani menambahkan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mendukung penuh program MBG yang digagas pemerintah pusat. Ia menyebut pihaknya siap melakukan pengawasan berkelanjutan setelah sertifikasi selesai.

Diharapkan, upaya percepatan SLHS ini mampu menjamin keberlanjutan program MBG sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan pangan di sekolah.

“Kami ingin memastikan makanan yang diterima anak-anak benar-benar bergizi, aman, dan diproduksi di tempat yang laik sehat,” tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Nasional
BMKG: Hari Ini Berpotensi T...
Daerah
Makassar Buka Audisi Terbuk...
Nasional
BMKG Ingatkan Warga Tajung ...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.