Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayapura Minta Masyarakat Tidak Lakukan Pungli di Objek Wisata

📅 Minggu, 05 Okt 2025, 08:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayapura Minta Masyarakat Tidak Lakukan Pungli di Objek Wisata Doc: ANTARA
Ket. Bupati Jayapura Yunus Wonda (kanan) saat berjabat tangan dengan warga di Kampung Ambai dalam ajang pentas budaya tradisional dan pameran UMKM, di Pantai Amai, Sabtu (4/10/2025).

SENTANI (05/10) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, meminta masyarakat setempat tidak melakukan pungutan liar (pungli) bagi pengunjung objek wisata, karena bisa merusak citra daerah dan mengganggu kenyamanan wisatawan.

Bupati Jayapura Yunus Wonda, di Sentani, Sabtu (4/10), mengatakan destinasi wisata yang nyaman akan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para wisatawan.

"Sehingga praktik seperti ini tidak boleh terjadi lagi sehingga banyak wisatawan bisa mengunjungi Kabupaten Jayapura," katanya.

Menurut Wonda, tindakan pungli dan juga pemalakan akan menghalangi proses pembelajaran pembangunan di daerah ini.

"Jika tidak ada pemalakan, maka banyak investor yang akan datang ke Kabupaten Jayapura untuk berinvestasi sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Pihaknya berharap supaya ke depan masyarakat tidak lagi melakukan pungutan liar, sehingga pengunjung bisa mendatangi setiap destinasi wisata di Kabupaten Jayapura.

"Karena pariwisata menjadi salah satu sektor peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sehingga ini harus di tata dan dikembangkan," katanya lagi.

Dia menambahkan, ke depan pihaknya akan menata destinasi wisata yang ada di Kabupaten Jayapura menjadi lebih baik guna menarik banyak pengunjung ke daerah tersebut.

"Karena jika banyak pengunjung yang mengunjungi Kabupaten Jayapura khususnya di tempat wisata, maka ekonomi masyarakat mengalami peningkatan," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.