Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Bangunan di Sumenep Rusak akibat Gempa, BMKG Catat Ada 166 Gempa Susulan

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Ratusan Bangunan di Sumenep Rusak akibat Gempa, BMKG Catat Ada 166 Gempa Susulan Doc: antara foto
Ket. Bangunan rusak akibat gempa di Sumenep, Jatim.

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 166 kali gempa susulan usai getaran utama yang merusak ratusan bangunan rumah dan fasilitas umum di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa (30/9) malam.

Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Kamis (2/10), mengatakan gempa susulan masih berlangsung hingga siang tadi pukul 11.49 WIB dengan magnitudo terbesar 4,4 dan terkecil 1,1 magnitudo.

"Sebanyak 77 kali gempa terjadi semalam sejak pukul 23.49 WIB hingga 05.49 WIB pagi tadi, dan siang ini tercatat empat kali gempa," ucapnya.

Berdasarkan data sementara yang diterima BMKG, kata dia,kerusakan ringan-berat terbanyak tercatat di Kecamatan Gayam dengan 121 rumah, enam masjid, satu mushala, delapan sekolah, dan satu puskesmas lantai dua.

Sementara di Kecamatan Nonggunong, kerusakan meliputi 17 rumah, dua masjid, satu mushala, dan tiga sekolah. Lalu di Kecamatan Talango dilaporkan satu rumah rusak, sedangkan di Kecamatan Batang-Batang satu rumah di Desa Benuaju Timur juga terdampak.

Selain kerusakan bangunan, lanjutnya, enam warga dilaporkan mengalami luka-luka dan tengah dirawat di Puskesmas Gayam. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut.

Menurut Daryono, gempa ini termasuk jenis tektonik kerak dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut. Sumbernya berasosiasi dengan perpanjangan sesar offshore Zona Kendeng atau Madura Strait Back Arc Thrust dengan mekanisme pergerakan naik.

"Masyarakat diimbau tetap waspada, tidak panik, serta menghindari bangunan yang sudah retak atau berpotensi roboh," kata dia.

Tim petugas gabungan BPBD Sumenep bersama unsur gabungan TNI/Polri telah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, mendirikan posko darurat, dan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Hingga Kamis siang, kata dia, proses pendataan dan pemantauan lapangan masih berlangsung sementara dan BMKG terus memantau perkembangan gempa susulan yang masih memungkinkan terjadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Megapolitan
BlokM Terus Dibenahi, Pelet...
Megapolitan
Harus Dipersiapkan Sejak Di...
Daerah
Sumsel United Siap Menghada...
Luar Negeri
Trump Minta Eropa Lepaskan ...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.