Presiden RI Prabowo Subianto Tinjau Teluk Jakarta Naik KRI Jelang HUT ke-80 TNI

Kamis, 02 Okt 2025, 13:00 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto berlayar ke Teluk Jakarta dalam kegiatan Presidential Inspection dengan menumpang KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat dari Markas Komando Lintas Laut Militer, Jakarta, Kamis, sebagai rangkaian acara menjelang HUT Ke-80 TNI.

Dari atas KRI dr. Radjiman, Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bertolak dari Dermaga Kolinlamil menuju Teluk Jakarta sekitar pukul 10.20 WIB.

Ket. Foto: Presiden Prabowo Subianto memberikan tanda kehormatan Samkaryanugraha kepada sejumlah satuan TNI, di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat, Jakarta, Kamis (2/10/2025). — Sumber: Antara Foto

Dalam pelayaran yang akan berlangsung lebih dari 2 jam itu, Presiden Prabowo dan Wapres Gibran turut menyaksikan parade puluhan kapal perang TNI AL yang menunjukkan kekuatan maritimnya.

Berdasarkan keterangan resmi dari Dispenal, parade ini dipimpin KRI Brawijaya-320 yang merupakan kapal perang terbesar di Asia Tenggara.

Dalam parade ini, TNI AL mengerahkan Pasukan Khusus Laut (Passusla) serta 51 unsur kapal perang yang terdiri dari 6 Fregat, 10 korvet, dua kapal selam, tiga kapal LST dan LPD, 16 kapal cepat, dua kapal ranjau, enam kapal patroli, empat kapal bantu, dan dua kapal patih taruna AAL yaitu KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci.

Kapal-kapal dari unsur terkait dan lainnya seperti dari ADRI, Bakamla, Basarnas, Polairud, KKP, KPLP, dan perhimpunan kapal nelayan turut berlayar di belakang Parade Kapal Perang TNI AL.

TNI AL juga memamerkan kekuatan Penerbangan Angkatan Laut (Penerbal) dengan menerbangkan Pesawat Udara diantaranya Bonanza, Piper, CN-235, Cassa NC-212, Heli Bell-412, serta Heli Panther serta 3 Unmanned Areial Vehicle (UAV) berupa pesawat nirawak (drone).

Masyarakat pun menyaksikan secara langsung tembakan meriam Kapal Perang, RBU-6000 anti Kapal Selam, serta tembakan Multi Launcher Rocket System (MLRS) RM-70 Grad yang on board di KRI Teluk Amboina-503.

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih yang mendampingi Prabowo dalam Presidential Inspection ini, antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafidz, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Sailing pass ini merupakan kedua kalinya bagi Prabowo. Sebelumnya, Prabowo yang saat itu menjadi Menteri Pertahanan dan Presiden terpilih pernah berlayar bersama Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) pada 28 September 2024.

Presiden Prabowo Subianto beri kenaikan pangkat istimewa, ada Wamenhan dan Dirut Timah

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penganugerahan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI, termasuk Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dan Direktur Utama PT Timah Restu Widiyantoro.

Penganugerahan pangkat istimewa tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka yang dinilai melampaui panggilan tugas serta tetap menunjukkan dedikasi kepada bangsa meski telah pensiun dari dinas militer.

"Kita menyampaikan beberapa penghargaan kepada para perwira yang telah berjasa, telah memberi pengabdian yang terbaik selama karirnya," kata Prabowo di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat, Jakarta, Kamis.

Prabowo mengatakan meski mereka telah pensiun, namun penghargaan tetap diberikan sebagai pengakuan terhadap sumbangan-sumbangan yang telah diberikan kepada negara dan bangsa.

Prabowo menilai perwira tinggi tersebut terus-menerus membuktikan dedikasi dan pengabdian terhadap kehormatan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

"Selama pengabdian mereka dalam dinas kemiliteran, mereka telah berbuat yang sangat berguna, bahkan melebihi panggilan tugas. Untuk itu saya mendapat kehormatan hari ini memberi penghargaan tersebut," kata Presiden Prabowo.

Penerima anugerah kenaikan pangkat istimewa tersebut yakni Letjen TNI (Purn) Herman Bernhard Leopold Mantiri yang dianugerahi Jenderal TNI kehormatan. Mantiri pernah menjabat Pangdam IX/Udayana. Kenaikan pangkat serupa juga diberikan kepada Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo, mantan Panglima Kostrad.

Selain itu, Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan yang pernah menjabat Kepala Staf Umum TNI dan kini menjabat Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan menerima pangkat Laksamana TNI kehormatan.

Laksdya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman yang pernah menjabat Kepala Badan Keamanan Laut turut menerima penghargaan serupa.

Dari matra udara, Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto yang kini menjabat Wakil Menteri Pertahanan, dianugerahi pangkat Marsekal TNI kehormatan.

Sementara Marsekal Muda TNI (Purn) Bonar H Hutagaol, mantan Staf Khusus KSAU, mendapat kenaikan pangkat menjadi Marsekal Madya TNI kehormatan.

Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah purnawirawan TNI AD. Mayor Jenderal TNI (Purn) Lodewijk Pusung, mantan Pangdam I/Bukit Barisan yang kini menjabat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, dinaikkan pangkatnya menjadi Letnan Jenderal TNI kehormatan.

Jabatan yang sama juga dianugerahkan kepada Mayjen TNI (Purn) Untung Budiharto, mantan Pangdam Jaya; Mayjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, mantan Karo Umum BNPT yang kini menjabat Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional; serta Mayjen TNI (Purn) Surawahadi, mantan Pangdam XIV/Hasanuddin.

Selain para perwira tinggi, Presiden juga memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada Kolonel Infanteri (Purn) Restu Widiyantoro, mantan Inspektur Kodam VI/Mulawarman yang kini menjabat Direktur Utama PT Timah. Dja mendapat anugerah Brigadir Jenderal TNI kehormatan.

  • HUT ke-80 TNI

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.