Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Permintaan Daging Ayam Ras dan Emas Picu Inflasi 0,21 Persen di Jabar

31 Kamis, 02 Okt 2025, 07:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Permintaan Daging Ayam Ras dan Emas Picu Inflasi 0,21 Persen di Jabar Permintaan Daging Ayam Ras dan Emas Picu Inflasi 0,21 Persen di Jabar Doc: ANTARA
Ket. Grafik inflasi Jawa Barat dalam rilis BPS Jawa Barat, Bandung, Rabu (1/10/2025).

BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) mengungkapkan meningkatnya permintaan daging ayam ras hingga terus melonjaknya harga emas termasuk di dunia, memicu inflasi bulanan (month-to-month/mtm) September 2025 di Jawa Barat.

"Meningkatnya permintaan daging ayam ras dan terus melonjaknya harga emas dunia, menjadi pemicu utama inflasi bulanan pada September 2025 yang tercatat sebesar 0,21 persen," kata Plt Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus di Gedung BPS Jabar Bandung, Rabu (02/10).

Adapun untuk inflasi tahun berjalan (year-to-date/ytd), lanjut Darwis, adalah sebesar 1,57 persen, sedangkan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada September 2025 sebesar 2,19 persen.

"Seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi bulanan pada September 2025. Inflasi tertinggi dialami kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,45 persen, dengan andil inflasi sebesar 0,09 persen. Diikuti kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,28 persen dengan andil inflasi sebesar 0,09 persen," ujar Darwis.

Untuk kelompok pengeluaran lainnya, kata Darwis, yaitu kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga inflasinya sebesar 0,04 persen. Sedangkan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rumah tangga mengalami inflasi sebesar 0,10 persen, dan kelompok kesehatan inflasi sebesar 0,03 persen.

Selain itu yang juga mengalami inflasi yaitu kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,12 persen, lalu diikuti kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen, serta kelompok pendidikan sebesar 0,10 persen.

Untukkelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran, BPS Jabar mencatat terjadi inflasi sebesar 0,04 persen. 

Jika berdasarkan komoditas, kata Darwis, andil inflasi tertinggi disumbang oleh daging ayam ras sebesar 0,15 persen, emas perhiasan sebesar 0,08 persen, cabai merah sebesar 0,06 persen, air kemasan dan ikan kembung masing-masing sebesar 0,01 persen.

"Selain komoditas yang menyumbang inflasi, ada juga yang mengalami penurunan harga dan menyumbang andil deflasi yaitu bawang merah memberikan andil deflasi sebesar 0,09 persen, tomat menyumbang andil deflasi 0,05 persen," katanya.

Darwis Sitorus juga mengatakan berdasarkan pemantauan, terdapat 10 kabupaten/kota di Jawa Barat mengalami inflasi pada September 2025.

"Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tasikmalaya sebesar 0,32 persen, dan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Subang sebesar 0,07 persen," ujar Darwis.

Adapun kabupaten/kota lainnya yang mengalami inflasi yaitu Kota Cirebon sebesar 0,29 persen, Kota Depok sebesar 0,25 persen, Kota Bekasi sebesar 0,23 persen, Kabupaten Majalengka sebesar 0,21 persen, Kota Bogor dan Kabupaten Bandung masing-masing sebesar 0,20 persen, Kota Bandung sebesar 0,16 persen, dan Kota Sukabumi sebesar 0,15 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...
Luar Negeri
Bandung Bondowoso Pindah ke...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...
Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.