Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian UMKM Ajak Pegiat Batik Adaptif dengan Perubahan Zaman

4 Kamis, 02 Okt 2025, 12:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian UMKM Ajak Pegiat Batik Adaptif dengan Perubahan Zaman Kementerian UMKM Ajak Pegiat Batik Adaptif dengan Perubahan Zaman Doc: ANTARA
Ket. Staf Ahli Menteri UMKM bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sudaryano Rahmalifman Lamangkona, memberikan keterangan kepada awak media di SMESCO Indonesia, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mengajak para perajin hingga pelaku usaha batik untuk adaptif dengan perubahan zaman termasuk di dalamnya desain, teknologi produksi hingga pemanfaatan teknologi untuk pemasaran.

“Inovasi dan keberlanjutan penting, di mana para perajin batik harus mampu beradaptasi dengan zaman itu, baik dari sisi desain, teknologi produksi maupun (aspek) ramah lingkungan,” kata Staf Ahli Menteri UMKM bidang Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga, Sudaryano Rahmalifman Lamangkona, di Jakarta, Kamis (02/10).

Lebih lanjut, dia mengatakan Kementerian UMKM melalui Deputi Usaha Kecil bersama SMESCO Indonesia juga memberikan dukungan ekosistem batik melalui berbagai program, mulai dari pembiayaan, pendampingan, digitalisasi, hingga promosi global.

Menurut Sudaryano, semua upaya itu diperlukan agar UMKM batik Indonesia semakin kuat berdaya saing dan mendunia.

“Kita ingin menjadikan batik sebagai bukti bahwa tradisi dan kemajuan ekonomi bisa berjalan beriringan, sehingga Indonesia dapat menjadi negara yang kuat dan dapat berperan dalam ekonomi global,” ujar dia.

Namun, ia tidak menampik bahwa keberlanjutan usaha dan budaya batik Indonesia memerlukan regenerasi yang cepat dan tepat, agar batik dapat terus terjaga tradisi dan perputaran roda ekonomi di dalam ekosistemnya.

“Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa kisah itu tidak berhenti di satu generasi, melainkan terus berlanjut, tumbuh, dan menjadi inspirasi bagi dunia. Karena itu saya mengajak kita semua untuk mencintai produk dalam negeri dengan memakai batik sebagai kebanggaan,” katanya.

Untuk itu, Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, menurut dia, menjadi momentum penting dalam menjaga batik sebagai warisan budaya di daerah-daerah penghasil batik seperti Pekalongan, Malang, Cirebon, hingga Magelang, serta kebanggaan nasional di panggung dunia.

Sudaryano pun mengajak anak-anak muda untuk berperan aktif menjaga ekosistem batik dengan membeli, mempromosikan, dan menjadikan batik dari UMKM sebagai bagian dari gaya hidup.

“Bukan hanya sekadar kita mewarisi kerajinan, tapi kemudian kita harus bangga bahwa batik ini memang menjadi simbol nasional dan simbol budaya Indonesia yang harus kita jaga dan kita banggakan, serta sebagai simbol persatuan yang memperkuat jati diri bangsa,” ujar Sudaryano.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

53 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...

Peluang Kerja Membludak Sampai 83.300 Lowongan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Peluang Kerja Membludak Sam...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.