Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Garut Nyatakan Sekolah Rakyat Berpeluang Putus Rantai Kemiskinan

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 07:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Garut Nyatakan Sekolah Rakyat Berpeluang Putus Rantai Kemiskinan Doc: ANTARA
Ket. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin (kanan) meninjau asrama yang menjadi tempat istirahat siswa yang mengikuti program Sekolah Rakyat di Balai Latihan Kerja Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (30/9/2025).

Garut– Bupati Garut, Jawa Barat, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan program pemerintah pusat mendirikan Sekolah Rakyat dengan siswanya dari keluarga miskin di wilayah itu diyakini dapat memutus rantai kemiskinan karena dengan pendidikan ada harapan meraih masa depan yang baik.

"Ini adalah peluang yang baik sekali untuk membantu mengurangi kemiskinan di Garut," kata Bupati Abdusy Syukur saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa Sekolah Rakyat di Balai Latihan Kerja (BLK) Garut, Selasa (30/9).

Ia menuturkan Presiden Prabowo Subianto memiliki keinginan besar untuk memberikan pelayanan kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat miskin dengan baik.

Presiden melalui Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, kata dia, salah satu ingin pendidikan yang baik bagi masyarakat.

"Harus ada yang diputus, caranya membuka akses tadi (pendidikan)," katanya.

Ia menjelaskan kebijakan pemerintah pusat itu sejalan dengan hasil penelitian tentang peran pendidikan yang dapat memutus rantai kemiskinan masyarakat, karena selama ini faktor kemiskinan indikatornya akibat keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, dan akses ekonomi.

Bupati berharap anak-anak dari Garut yang mendapatkan kesempatan mengikuti program pendidikan di Sekolah Rakyat dapat dimanfaatkan dengan baik untuk meraih masa depan yang cemerlang.

"Ini salah satu cara, saya sangat bersemangat untuk mendorong adanya Sekolah Rakyat di Garut," katanya.

Bentuk dukungan pemkab terhadap program tersebut, pihaknya mengalokasikan anggaran Rp12 miliar untuk penyediaan lahan Sekolah Rakyat di Garut.

Pelaksanaan Sekolah Rakyat di BLK itu, kata dia, bersifat permulaan, selanjutnya nanti disiapkan lahan seluas tujuh hektare dan akan dilakukan pembangunan fisik maupun penunjang lainnya oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, Sekolah Rakyat sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut yakni memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena faktor ekonomi.

"Program ini dipilih memang untuk anak putus sekolah, Sekolah Rakyat ini agar tidak putus sekolah," katanya.

Sementara itu program Sekolah Rakyat di Garut saat ini diikuti sebanyak 75 orang terdiri dari 25 siswa tingkat SD dan 50 siswa tingkat SMP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.