Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Swiatek Kritik Jadwal Padat, Siap Langgar Aturan Demi Jaga Kesehatan

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 09:03 WIB | Oleh:
Swiatek Kritik Jadwal Padat, Siap Langgar Aturan Demi Jaga Kesehatan Doc: AFP
Ket. Iga Swiatek

BEIJING – Juara Grand Slam enam kali, Iga Swiatek, mengisyaratkan kemungkinan akan mengabaikan turnamen wajib demi menjaga kesehatan tubuhnya. Pernyataan itu ia lontarkan di tengah maraknya cedera yang menimpa sejumlah pemain dalam gelaran China Open 2025.

Petenis nomor dua dunia asal Polandia itu melaju ke babak 16 besar setelah lawannya, Camila Osorio (Kolombia), mundur karena cedera sebelum set kedua. Kondisi tersebut menambah daftar panjang pemain yang terpaksa menghentikan pertandingan lebih awal di Beijing.

Swiatek menilai aturan baru WTA yang mewajibkan partisipasi di semua turnamen Grand Slam, 10 WTA 1000 termasuk China Open, serta enam turnamen level 500, terlalu membebani.

“Rasanya tidak mungkin menjadwalkan semuanya. Kita harus pintar, tidak bisa hanya mengikuti aturan tanpa memikirkan kesehatan,” kata Swiatek, Senin (29/9). “Mungkin suatu saat saya akan memilih turnamen dan melewatkan yang lain, meski statusnya wajib.”

Petenis berusia 24 tahun itu menyebut aturan tersebut “cukup gila” bagi pemain top. Menurutnya, beban kompetisi membuat banyak atlet lebih cepat lelah, terutama pada paruh kedua musim. “Asian swing adalah bagian terberat karena terasa musim hampir selesai, tapi Anda masih harus terus memaksakan diri,” tambahnya.

Komentar Swiatek muncul setelah serangkaian kasus cedera di Beijing. Selain Osorio, Lois Boisson dari Prancis juga mundur pada laga hari Senin. Sehari sebelumnya, dua pemain putri lainnya mengalami nasib serupa. Di sektor putra, Jakub Mensik menghentikan langkahnya di perempat final ATP 500 Beijing.

Fenomena itu menambah sorotan terhadap kalender tenis yang dianggap terlalu panjang. Bahkan pekan lalu, petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz sempat mengalami cedera pergelangan kaki di Japan Open, meski ia tetap melaju ke final.

Swiatek menegaskan prioritasnya kini adalah menjaga kondisi fisik agar mampu bertahan di level teratas. “Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan saat memutuskan bermain di semua turnamen wajib adalah benar-benar menjaga tubuh dan fokus pada pemulihan,” ujarnya. “Tapi jelas, musim ini terlalu panjang dan terlalu intens.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.