- Home
-
- Megapolitan
-
- Layanan Penduduk, Portal S...
Layanan Penduduk, Portal Satu Data Jakarta Permudah Informasi
Selasa, 30 Sep 2025, 00:54 WIBJAKARTA â Masyarakat Jakarta yang mencari berbagai informasi akan dipermudah dengan bakal diluncurkannya wajah baru "Portal Satu Data Jakarta." Ini sudah dilengkapi fitur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Peluncuran akan dilakukan bulan Oktober.
"Kita akan launching di pekan pertama atau kedua Oktober, namun masih menunggu waktu Gubernur," ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Jakarta, Budi Awaluddin di Depok, Senin. Wajah baru "Portal Satu Data Jakarta" menampilkan data dari 10 perangkat daerah. Ada pendidikan, kependudukan, kesehatan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tenaga kerja, ketenteraman dan ketertiban, serta sosial.
Pemprov menargetkan seluruh perangkat daerah dapat terintegrasi penuh dalam portal tersebut.
Selain itu juga ada data potensi kelurahan, jumlah penduduk, sampai detil jumlah warteg, yang menggunakan kompor gas.
Budi menambahkan, saat ini, tersedia sekitar 4.000 data yang dapat diakses masyarakat umum, akademisi, maupun jurnalis. Untuk mempermudah akses, portal juga mendukung Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Portal Satu Data Jakarta dapat diakses melalui tautan https://satudata.jakarta.go.id/.
Kehadiran wajah baru "Portal Satu Data Jakarta" dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas Pemprov. Juga mendorong terwujudnya Jakarta sebagai kota dengan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Budi menambahkan "Portal Satu Data Jakarta" dihadirkan sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik, sehingga diharapkan dapat menghiasi ruang-ruang akademisi, di dalam kampus, dan juga ruang-ruang rapat baik dari kelurahan sampai tingkat provinsi.
Aplikasi Jaki
Sementara itu, Diskominfotik juga menyinggung aplikasi âJakarta Kiniâ atau Jaki. Dia menyebutkan, sebanyak enam juta orang telah mengunduh aplikasi Jaki. "Super Apps Jaki sudah diunduh hampir enam juta orang. Kalau penduduk Jakarta 11 juta, berarti hampir 50 persen,â ujarnya. Tapi itu bisa siapa saja mengunduh karena fiturnya banyak sekali di dalam super App Jaki.
Kepala Diskominfotik Jakarta, Budi Awaluddin dalam seminar "Right to Know, Right to Act" di Depok, Senin, menjalaskan, Jaki diluncurkan pada tahun 2019. Di sini menyediakan berbagai layanan dan informasi publik bagi warga Jakarta. Aplikasi ini kemudian diluncurkan kembali Juni 2025 dengan 11 fitur. Tujuannya, untuk memudahkan warga dalam mengakses informasi dan layanan secara cepat, tepat, dan transparan.
Sebelas fitur ini adalah yakni layanan antrean fasilitas kesehatan, JKN Mobile, feedback dan rating, panggilan darurat 112, layanan kapal jenazah, layanan rumah singgah, notifikasi peringatan dini, ketersediaan kamar di rumah sakit, JakCare, titik kantong parkir, dan ambulans gratis. "Jakcare juga ada," kata Budi.
Pemprov Jakarta menyatakan seluruh fitur baru Jaki dirancang untuk menjawab kebutuhan esensial warga Jakarta, mulai dari akses layanan kesehatan, respon darurat, mobilitas, kesehatan mental, hingga layanan khusus bagi warga Kepulauan Seribu. Menurut informasi, Jaki telah diadopsi oleh sejumlah provinsi dan kota lain seperti Lampung, Maluku Utara, Banda Aceh, dan Medan.Â
- Portal Satu Data Jakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Terima Presiden Senat Kamboja
-
"Portal Satu Data Jakarta" Pemprov DKI Hadirkan Data Lebih Interaktif
-
Penerapan ESG Krusial Bagi Keberlanjutan Bisnis Industri Nikel
-
Palang Merah Desak Eropa Siap Hadapi Gelombang Panas
-
Wakil Ketua TP Posyandu Sumut Ajak Orang Tua Rutin ke Posyandu
-
Pengamat Minta Bawaslu Tangani Laporan PSU Bengkulu Selatan Berdasar Data dan Fakta
-
Pramuka Manfaatkan Momen Lebaran untuk Tingkatkan Ilmu melalui Karya Bakti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.