Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut Bulog Optimistis 100 Gudang Baru Jadi Solusi Atasi Sewa Gudang

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut Bulog Optimistis 100 Gudang Baru Jadi Solusi Atasi Sewa Gudang Doc: Antara
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani usia menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (29/9).

Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani berharap rencana pembangunan 100 gudang baru yang dialokasikan pemerintah dapat mengakhiri ketergantungan Bulog dalam menyewa gudang.

Selama ini keterbatasan kapasitas penyimpanan membuat Bulog harus menyewa gudang tambahan untuk menampung hasil serapan pangan.

"Karena kan sampai dengan saat ini gudang Bulog juga terbatas dengan banyaknya serapan gabah maupun stok beras setelah kita sampai hampir 4,2 juta ton kemarin kan kita banyak sewa gudang. Jadi, sekarang kita akan membangun itu (gudang) dengan harapan nanti kita tidak perlu sewa lagi," kata dia di Jakarta, Senin (29/9).

Stok beras di Indonesia tercatat mencapai rekor tertinggi 4,2 juta ton pada Juni 2025.

Dirinya juga berharap bahwa nantinya gudang-gudang tersebut dilengkapi rice milling unit (RMU) dan silo agar pengelolaan lebih modern.

Pembangunan gudang baru akan diprioritaskan di kabupaten/kota yang belum memiliki fasilitas penyimpanan Bulog. Gudang tersebut tak hanya diperuntukkan bagi beras, melainkan juga komoditas pangan lain sesuai potensi wilayah masing-masing.

"Ada beras, ada jagung, sesuai dengan potensi wilayah masing-masing. Contoh di Gorontalo, di sana fokus jagung. Di Sumbawa, yang tumbuh kan jagung. Kalau di Jawa Timur beras. Gudang bisa multifungsi," kata dia.

Ia menambahkan pembangunan akan segera dieksekusi setelah anggaran diterima.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bakal mengalokasikan anggaran untuk membangun 100 gudang baru.

Ia mengatakan dibutuhkan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk membangun gudang modern.

Menurutnya, langkah ini mendesak dilakukan lantaran produksi beras nasional tahun ini tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah, sementara ketersediaan gudang masih terbatas.

“Produksi beras kita tertinggi sepanjang sejarah NKRI dan masalahnya sekarang kita kekurangan gudang. Karena itu, saya sudah mengalokasikan 100 gudang baru untuk Bulog,” kata Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.