Wow! Kemendag Beberkan Capaian Fantastis: RI Raup Rp1,16 Triliun di Negeri Tirai Bambu dalam CAEXPO 2025 di Tiongkok
Jumat, 26 Sep 2025, 22:50 WIBJAKARTA â Kementerian Perdagangan (Kemendag) membawa kabar gembira dari ajang The 22nd China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2025 di Guangxi, Tiongkok.
Berbagai produk Indonesia berhasil mencatat potensi transaksi senilai 70,2 juta dolar AS atau sekitar Rp1,16 triliun.
Capaian ini jadi bukti kalau produk dalam negeri semakin diminati di pasar internasional, khususnya Tiongkok, dan membuka peluang lebih luas bagi ekspor Indonesia ke depan.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag RI Fajarini Puntodewi mengatakan capaian potensi transaksi, termasuk dari ditandatanganinya sembilan MoU strategis, menunjukkan bahwa produk Indonesia semakin kompetitif dan berpeluang besar menembus pasar Tiongkok serta ASEAN.
"Kami berharap hasil kegiatan ini menjadi pendorong peningkatan ekspor nasional, investasi dan kerja sama inovasi teknologi," ujar Puntodewi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (26/9).
Potensi transaksi dicatatkan dari skema business to business (B2B) di Paviliun Nasional (City of Charm),
Paviliun Komoditas, serta sembilan nota kesepahaman (MoU) strategis dengan mitra Tiongkok.
MoU mencakup bidang perdagangan, investasi, pendidikan, sertifikasi halal, hingga pengembangan AI.
Puntodewi memaparkan produk yang paling diminati dalam potensi transaksi ini, antara lain, batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), sarang burung walet, arang kelapa, dan kopi.
Selain potensi transaksi tersebut, juga terdapat transaksi ritel di Paviliun Komoditas sebesar Rp3,02 miliar atau 182 ribu dolar AS.
Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag Miftah Farid menyampaikan Indonesia juga berhasil meraih sejumlah penghargaan internasional dari CAEXPO 2025 ini.
"Pengakuan internasional ini menegaskan kualitas dan daya saing produk Indonesia di tingkat global," kata Miftah.
Indonesia tampil dengan tiga paviliun utama yang merepresentasikan kekuatan dan potensi nasional, yakni Paviliun Komoditas yang menampilkan 74 perusahaan dari sektor makanan-minuman, fesyen, perhiasan, furnitur, kosmetik-herbal, hingga peluang investasi.
Kedua, Paviliun Nasional (City of Charm) yang memperkenalkan potensi ekonomi Provinsi Kalimantan Selatan bersama Kabupaten Tanah Bambu dan Kabupaten Tapin. Ketiga, Paviliun Kecerdasan Buatan yang menampilkan inovasi empat perusahaan teknologi.
Miftah menambahkan, Indonesia juga berperan aktif di berbagai forum kerja sama, antara lain China- Indonesia Trade and Investment Matchmaking Meeting, China's Green Policy Dialogue II, China-South Kalimantan Business and Investment Forum, serta pertemuan bilateral dengan delegasi Guangxi.
"Dalam forum-forum tersebut, Indonesia menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, investasi, digitalisasi, energi hijau, dan teknologi kecerdasan buatan, termasuk peluncuran Al Application Innovation Center di Batang, Jawa Tengah dan penjajakan kerja sama pengembangan Pusat Al ASEAN-Indonesia," terangnya.
- Kemendag
- CAEXPO 2025
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Negara-Negara Laut Utara Amankan Pasokan Energi Lewat Angin
-
BPBD Aceh Barat Padamkan Lahan Terbakar, Luas Area Terdampak 50,2 Hektare
-
Klasemen Liga Spanyol: Menangi El Clasico, Real Madrid Unggul Lima Poin Atas Barca
-
Jateng Jadi Magnet Baru Investasi,: DEN Ungkap 27 Pabrik Baru Segera Beroperasi, Sinyal Kebangkitan Sektor Garmen dan Alas Kaki Nasional
-
Asyik, MGI Hadirkan Layanan Shuttle Premium Jakarta–Bandung dengan Konsep Hospitality dan Fasilitas Lounge
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Selama Sepekan
-
Presiden Prabowo dan MBZ Perkuat Kemitraan Strategis di Istana Qasr Al Bahr
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.