Tiga Hewan Khas Menjadi Lambang atau Maskot Piala Dunia 2026

Jumat, 26 Sep 2025, 17:14 WIB

JAKARTA – Piala Dunia 2026 akan dilangsungkan di tiga negara: Amerika, Meksiko dan Kanada, Juni-Juli. Tampaknya FIFA mengambil tiga hewan dari negara-negara tersebut untuk menjadi maskot.

Laman FIFA pada Kamis menyebutkan, tiga maskot dirilis untuk merepresentasikan binatang asli dari ketiga negara tuan rumah yakni elang (Amerika Serikat), jaguar (Meksiko) dan rusa (Kanada).

Ket. Foto: maskot piala dunia — Sumber: ist

Maskot elang dinamai Clutch, jaguar dinamai Zayu, sedangkan rusa Kanada dinamai Maple. Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan Clutch, Zayu dan Maple adalah bentuk kegembiraan, energi dan semangat kebersamaan, sesuai dengan spirit Piala Dunia.

"Ketiga maskot ini menjadi pusat atmosfer luar biasa dan menghibur,  yang kami ciptakan untuk turnamen yang bakal mengubah segalanya ini," terang Infantino. "Maskot-maskot itu akan memikat hati dan memicu perayaan di seluruh Amerika Utara dan dunia," tambah dia.

Maple, Zayu, dan Clutch akan menjadi maskot kompetisi FIFA pertama yang dapat dimainkan, dalam judul baru berlisensi FIFA, FIFA Heroes, yang akan diluncurkan tahun depan. 

Sejauh ini 18 tim lolos ke Piala Dunia 2026, yakni AS, Meksiko, Kanada, Australia, Iran, Uzbekistan, Yordania, Korea Selatan, Jepang, Maroko, Tunisia, Argentina, Brasil, Kolombia, Ekuador, Paraguay, Uruguay dan Selandia Baru.

Masih Berjuang

Sementara itu, PSSI masih berjuang untuk minta keadilan agar digunakan wasit netral untuk laga timnas Indonesia di putaran keempat, jangan dari jazirah Arab. Sayang PSSI hanya menunggu, tak mau proaktif.

Seperti banyak diketahui, FIFA dan AFC memang terus mengupayakan Indonesia gagal ke Piala Dunia. Maka ditunjuk Arab sebagai tuan rumah dan kini menunjuk wasit dari Kuwait untuk laga Indonesia lawan Arab. PSSI harus menolak, jangan diam menunggu surat protes.

Anggota Eksekutif Komite PSSI Arya Sinulingga menyatakan PSSI masih menunggu jawaban FIFA mengenai protes terhadap penunjukan wasil asal Kuwait yang memimpin laga pertama Indonesia pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Yah kalau menunggu saja keburu sampai hari H.

Dalam laga melawan Saudi yang dimainkan di King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, pada 9 Oktober pukul 00.15 WIB, wasit yang memimpin pertandingan ini adalah Ahmed Al-Ali. PSSI memprotes karena Al-Ali berasal dari kawasan yang sama dengan Saudi, yaitu Timur Tengah, sehingga ditakutkan memengaruhi objektivitas pertandingan.

“Masih kita tunggu. Tunggu saja,” kata Arya dalam playoff Media Cup 2025 di Jakarta, Kamis. Jangan hanya menunggu harus menanyakan terus sampai ada jawaban.

The ASEAN Football, media yang mengabarkan sepak bola di Asia Tenggara, pada 18 September merilis wasit yang akan bertugas dalam laga Indonesia melawan Arab yang semuanya berasal dari Kuwait.

Selain Ahmed Al-Ali sebagai wasit utama, ada Abdul Hadi Al-Anzi sebagai asisten wasit 1 dan Ahmed Abbas sebagai asisten wasit 2.

Ammar Ashkanani ditunjuk sebagai wasit keempat atau wasit cadangan, sementara Abdullah Jamali bertugas sebagai wasit Video Assistent Referee (VAR) dan Abdullah Al-Kandari sebagai asisten wasit VAR. 

  • maskot piala dunia 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.