Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenpar Tinjau Kawasan Prasejarah Leang-Leang di Maros

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 10:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenpar Tinjau Kawasan Prasejarah Leang-Leang di Maros Doc: ANTARA 
Ket. Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Enik Ermawati (tengah), didampingi jajaran pejabat Pemkab Maros saat meninjau Kawasan Prasejarah Leang-Leang persiapan menghadapi revalidasi UNESCO Global Geopark tahun 2026, di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (24/9/2025).  

MAROS – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati meninjau Kawasan Prasejarah Leang-Leang sebagai bentuk persiapan menghadapi revalidasi UNESCO Global Geopark tahun 2026, di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (24/9).  

"Ini dalam rangka persiapan revalidasi UNESCO Global Geopark tahun depan. Kami sangat konsen terhadap geopark yang kita miliki, apalagi menjelang revalidasi,” ujarnya di Maros.
 
Ni Luh juga meninjau sejumlah fasilitas, termasuk papan informasi serta koleksi dan temuan arkeologi di kawasan tersebut. Menurut dia, Kawasan Leang-Leang ini merupakan bagian penting dari situs Geopark Maros-Pangkep yang sudah bersiap direvalidasi UNESCO Global Geopark tahun depan.
 
Hal yang perlu diperkuat, kata dia,  adalah kolaborasi antara berbagai pihak sebab semua harus satu tujuan agar bisa mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata.

"Nanti ada beberapa hal detail  perlu untuk duduk bersama lagi ke depan. Ini baru awal pertemuan. Nanti kita bahas lebih lanjut, misalnya bagian mana yang bisa disupport Kementerian Pariwisata," tuturnya.  

Ni Luh menilai penting dilaksanakan pelatihan bagi masyarakat sekitar agar mereka bisa lebih berperan dalam pengelolaan kawasan ini menjadi bagian dari pariwisata. 

Ia pun sempat mengingatkan pada pertemuan sebelumnya  Jakarta, antara Pemerintah Kabupaten Maros dan Kementerian Pariwisata mengenai pengajuan anggaran sebesar Rp29 miliar dari Pemda Maros terkait pengembangan pariwisata.

"Kita lihat dulu sesuai anggaran tahun depan, terutama terkait Dana Alokasi Khusus (DAK). Apakah Kementerian Keuangan kembali menggelontorkan DAK untuk sektor pariwisata. Tentu kita akan lihat juga persyaratan yang diajukan," katanya menambahkan. 

Kepala Dinas Pariwisata Maros Suwardi Sawedi pada kesempatan itu menuturkan, perhatian pemerintah pusat menjadi dorongan besar bagi Pemkab Maros dalam memperkuat kesiapan Geopark.

"Kunjungan ini sangat penting bagi kami. Kehadiran ibu Wamen memberikan motivasi agar terus membenahi fasilitas, meningkatkan peran masyarakat, serta menjaga warisan dunia yang ada di Maros-Pangkep. Kami siap bersinergi untuk revalidasi dari UNESCO," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Timnas Italia Bangkit, Takl...
Megapolitan
Jakarta Diprediksi Cerah Be...
Olahraga
Indonesia Imbang Lawan Mala...

Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas di Jakarta

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.