Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta Hampir Rampung, Relokasi Pedagang Pasar Barito Mulai 24 September

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 11:09 WIB | Oleh:
Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta Hampir Rampung, Relokasi Pedagang Pasar Barito Mulai 24 September Doc: ANTARA
Ket. Suasana Pasar Hewan Barito, Jakarta, Jumat (4/7/2025).

JAKARTA - Progres pembangunan Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta yang berlokasi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan sudah mencapai 85 persen. Relokasi pedagang eks Barito direncanakan mulai 24 September ini.

Dari total target 125 kios, sebanyak 119 kios sudah dilengkapi dinding, sementara enam kios lainnya masih dalam tahap pemasangan fondasi.

Kawasan ini nantinya akan menjadi pusat kuliner sekaligus destinasi wisata belanja baru yang menampung para pedagang eks Loksem Barito.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, pembangunan Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta dilakukan untuk memberikan ruang usaha yang lebih representatif.

“Kami ingin menghadirkan pusat fauna dan kuliner yang bukan hanya nyaman untuk berdagang, tetapi juga menarik sebagai destinasi wisata warga Jakarta,” ujar Ratu, Kamis (25/9) seperti ditulis laman resmi Pemprov DKI.

Berdasarkan data terakhir, pembangunan 22 kios di Zona A (Kuliner) seluruhnya sudah rampung dengan pemasangan keramik lantai yang selesai pada 28 September 2025. Di Zona C dan D (Pedagang Burung dan Pakan Hewan) seluruh kios sudah berdiri dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat, begitu juga dengan Zona E (Kuliner dan Parcel).

Adapun Zona B yang diperuntukkan bagi amphitheater masih belum berproses. Kehadiran amphitheater di Zona B juga diproyeksikan menjadi daya tarik tersendiri sebagai ruang pertunjukan dan kegiatan seni budaya.

“Selain kios, Sentra Fauna dan Kuliner Jakarta ini juga dilengkapi dengan area pendukung, seperti lahan parkir yang memadai, area makan, serta fasilitas untuk instansi terkait seperti Satpol PP dan Gulkarmat,” tandasnya.

Sementara itu, proses relokasi pedagang eks Loksem Barito ke Sentra Fauna dan Kuliner ini akan berlangsung mulai 24 September hingga 5 Oktober 2025.

“Sebelumnya, sosialisasi telah dilakukan secara tatap muka kepada pedagang, serta diperkuat dengan pemberitaan melalui media massa,” ujar Ratu, Kamis (25/9).

Para pedagang selanjutnya diminta melakukan pendaftaran ulang untuk penentuan kios yang akan ditempati. Kemudian, validasi dilakukan untuk memastikan kejelasan data pedagang, sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam penempatan kios baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.