Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sedap Betul, Sekolah Rakyat Natuna Sediakan Makanan Sehat Lima Kali Sehari

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 15:39 WIB | Oleh:
Sedap Betul, Sekolah Rakyat Natuna Sediakan Makanan Sehat Lima Kali Sehari Doc: ANTARA/Muhamad Nurman
Ket. Kepala Dinas Sosial Natuna Puryanti saat melaporkan kegiatan peresmian SR di Natuna, Kepri pada Senin (22/9).

Natuna -- Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memastikan kebutuhan gizi para siswa terpenuhi, dengan menyediakan tiga kali makan utama serta dua kali kudapan sehat dan bergizi setiap hari.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Natuna Puryanti, di Natuna, Kamis, mengatakan untuk sementara penyediaan makanan masih dilakukan melalui katering. Hal ini karena juru masak, sarana dapur, dan prasarana pendukung lainnya belum tersedia secara lengkap.

Ia menuturkan, Sekolah Rakyat Natuna mulai beroperasi sejak Senin (22/9). Saat ini, kegiatan belajar mengajar serta aktivitas asrama masih memanfaatkan Gedung Asrama Haji Natuna di Kecamatan Bunguran Timur, tepatnya di kompleks Masjid Agung Baitul Izzah.

Gedung tersebut digunakan sementara, sebab bangunan khusus SR masih dalam tahap pembangunan di belakang Masjid Agung Baitul Izzah.

“Untuk kebutuhan makan, saat ini masih bekerja sama dengan salah satu rumah makan di Kecamatan Bunguran Timur,” ujar Puryanti.

Sekolah Rakyat Natuna dirancang dengan konsep berbasis asrama. Peserta didik dan tenaga pendidik tinggal di lingkungan sekolah dan hanya diperbolehkan keluar pada hari-hari tertentu.

Gedung Asrama Haji yang difungsikan sementara juga telah direnovasi dan dimodifikasi. Saat ini tersedia empat ruang kelas, ruang majelis guru, ruang kepala sekolah, dua ruang UKS, ruang makan, kamar tidur dengan toilet, area mencuci, serta beberapa ruangan penunjang lainnya.

Selain kebutuhan pangan, pemerintah pusat juga menanggung pakaian harian, perlengkapan sekolah, hingga kebutuhan dasar lainnya bagi siswa.

Sekolah Rakyat Natuna tidak hanya berfokus pada pembelajaran umum, tetapi juga pada pembentukan karakter agar anak-anak siap bersaing di masa depan.

"Saat ini, terdapat 18 tenaga pendidik yang terdiri dari 17 guru dan satu kepala sekolah yang mendampingi para peserta didik," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.