Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa M 5,7 Guncang Bali dan Jatim, BMKG Beberkan Penyebabnya

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 17:52 WIB | Oleh:
Gempa M 5,7 Guncang Bali dan Jatim, BMKG Beberkan Penyebabnya Doc: ANTARA/HO-InfoBMKG
Ket. Tangkapan layar - Gempa bumi terjadi di Laut Bali yang terasa di sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Bali, Kamis (25/9).

DENPASAR - Gempa bumi bermagnitudo 5,7 mengguncang Bali dan sebagian wilayah Jawa Timur (Jatim), Kamis (25/9) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif ini dirasakan luas, mulai dari Banyuwangi hingga Lombok, namun dipastikan tidak berpotensi tsunami.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui keterangan tertulis diterima di Denpasar, Bali, Kamis.

Ia menambahkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter baru dengan magnitudo 5,3.

BMKG mencatat hingga pukul 17.40 WITA atau 16.40 WIB, ada lima kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar adalah 3,3.

Adapun wilayah yang merasakan getaran gempa tektonik itu berdasarkan data BMKG, yakni di Banyuwangi, Penebel dengan skala Mercalli (Modified Mercalli Intensity/MMI), satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi, yakni IV MMI.

Skala IV MMI dirasakan orang banyak di dalam rumah atau di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik, dan dinding berbunyi.

Getaran gempa bumi juga terasa di daerah Lumajang, kemudian di wilayah Bali, yakni Kuta, Denpasar, Buleleng dengan skala intensitas III MMI, yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seperti truk melintas.

Selanjutnya, di Jember, Bondowoso, dengan skala intensitas II-III MMI, yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seperti truk melintas.

Selain itu, Pasuruan, Surabaya, Situbondo, Kuta Selatan, Pamekasan, Mataram, Lombok Barat dengan skala intensitas II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memeriksa kondisi bangunan setelah terdampak gempa bumi.

Sebelumnya, gempa bumi dengan magnitudo 5,7 yang berlokasi di Laut Bali terasa di daratan Pulau Dewata.

Adapun episentrum gempa bumi yang terjadi pukul 17.04 WITA itu berada pada kedalaman 12 kilometer dan titik gempa bumi itu terjadi pada koordinat 7.82 Lintang Selatan (LS) dan 114.47 Bujur Timur (BT).

Kota terdekat dari pusat gempa itu, yakni sekitar 46 kilometer arah timur laut Banyuwangi dan sekitar 125 kilometer arah barat laut Kota Denpasar, Bali.

Adapun gempa tektonik itu tidak berpotensi terjadi tsunami.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Daerah
Lahan Gambut Diminta Terus ...
Megapolitan
Pejabat Diduga Minta Uang B...
Luar Negeri
Hadiah Nobel Perdamaian Tah...

Pulogadung-Kelapa Gading Tahun Depan Akan Tembus  

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pulogadung-Kelapa Gading Ta...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.