Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat di Situbondo Ditunda Tahun Depan, Belum Dapat Rekomendasi Kemensos

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 15:15 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat di Situbondo Ditunda Tahun Depan, Belum Dapat Rekomendasi Kemensos Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo, jawa Timur, Sopan Efendi memberikan keterangan kepada wartawan.

SITUBONDO - Pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang direncanakan dilaksanakan tahun ini tertunda karena belum mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo Muhammad Faisol menjelaskan semula implementasi Sekolah Rakyat yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto itu dilaksanakan tahun ini, namun ditunda karena belum ada rekomendasi Kemensos.

"Oleh karena itu kami akan terus mengupayakan tahun depan (2026) sudah bisa mulai pelaksanaan Sekolah Rakyat di Situbondo," ucap Muhammad Faisol di Situbondo, Selasa (23/9).

Faisol menyampaikan dalam waktu dekat DPRD setempat akan mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, dan OPD terkait lainnya, untuk mempertanyakan kesiapan dalam menyambut Sekolah Rakyat yang telah disepakati dengan Kemensos.

"Mengundang OPD terkait untuk mengetahui kesiapan Pemkab Situbondo terkait dengan program Sekolah Rakyat pada tahun depan, karena tahun depan kami upayakan," katanya.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo Sopan Efendi mengaku telah mempersiapkan kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung penerapan program Sekolah Rakyat di Kota Santri itu.

"Selain SDM, lokasi Sekolah Rakyat juga sudah dipetakan, kami sudah menyiapkan kebutuhan SDM yaitu guru yang akan mengajar di Sekolah Rakyat," kata Sopan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo telah mengusulkan dua lokasi pelaksanaan program Sekolah Rakyat.  Dua lokasi Sekolah Rakyat mulai SD, SMP dan SMA, yang diusulkan itu di Desa Sliwung, Kecamatan Panji, dan di Gedung Serbaguna di Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo.

Lokasi pertama di Desa Sliwung itu butuh pembangunan dari nol, karena tersedia lahannya saja. Sedangkan di Gedung Serbaguna hanya cukup untuk SMP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.