Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Kalbar Jalin Kerja Sama Strategis dengan Malaysia

3 Selasa, 23 Sep 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Kalbar Jalin Kerja Sama Strategis dengan Malaysia Gubernur Kalbar Jalin Kerja Sama Strategis dengan Malaysia Doc: Antara
Ket. Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan sambutannya pada kegiatan peringatan Hari Malaysia bersama Konsul Malaysia di Pontianak, Encik Azizul Zekri bin Abd Rahim beserta jajaran di Pontianak, Selasa (23/9).

Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan sebagai negara serumpun yang berbatasan langsung, pihaknya akan terus meningkatkan hubungan kerjasama dengan pemerintah Malaysia.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan selamat tahniah kepada seluruh masyarakat Malaysia. Semoga momentum ini semakin mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, khususnya antara Sarawak dan Kalbar," kata Ria Norsan dalam sambutannya pada kegiatan peringatan Hari Malaysia bersama Konsul Malaysia di Pontianak, Encik Azizul Zekri bin Abd Rahim beserta jajaran di Pontianak, Selasa (23/9)

Menurut Norsan, kedekatan geografis antara Kalbar dan Sarawak telah membentuk sejarah panjang interaksi sosial, budaya, dan ekonomi yang erat. Ia optimistis hubungan tersebut dapat terus diperkuat melalui kerja sama lintas sektor.

"Saya optimis bahwa kerja sama lintas batas, mulai dari perdagangan, transportasi, kesehatan, pendidikan, hingga pariwisata, akan semakin berkembang. Ini tentu memberi manfaat langsung bagi masyarakat kedua wilayah dengan semangat saling percaya dan saling mendukung," tuturnya.

Salah satu bentuk nyata kerja sama kedua wilayah, lanjutnya, adalah dibukanya jalur penerbangan langsung dari Pontianak ke Kuching dan Kuala Lumpur.

"Kini masyarakat bisa berangkat pagi dan kembali sore hari. Ini sangat membantu, terutama bagi yang ingin berobat, berdagang, maupun berwisata," katanya.

Selain kerja sama ekonomi, Ria Norsan juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi tantangan lintas batas, seperti perdagangan narkotika, perdagangan manusia, hingga perlindungan pekerja migran.

"Pemprov Kalbar siap bersinergi dengan semua pihak untuk mengatasi isu-isu tersebut secara kolektif," kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan kesan mendalam atas peringatan Hari Malaysia yang digelar di Pontianak. “Saya sangat terkesan. Ini adalah kali pertama saya menyaksikan acara sebesar ini sejak menjabat sebagai Gubernur. Lihatlah, di belakang saya ada empat bendera: Malaysia, Kuala Lumpur, Indonesia, dan ASEAN. Itu simbol persatuan dalam keberagaman,” ujarnya.

Ria Norsan turut memaparkan data arus kunjungan masyarakat lintas batas. Setiap tahun, sekitar 400 ribu warga Kalbar berkunjung ke Malaysia, terutama untuk berobat, sedangkan kunjungan warga Malaysia ke Kalbar mencapai 300 ribu orang, didominasi untuk berwisata dan berbelanja.

"Untuk menyeimbangkan arus kunjungan, Pemprov Kalbar sedang merancang pengembangan destinasi wisata unggulan, termasuk wisata bahari yang memiliki potensi besar," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Polri Mutasi 264 Perwira Ti...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya   

Mabes Polri Belum Beri Penjelasan Isu Penangkapan Jenderal dan Petinggi Polri lainnya  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.