Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Pesisir Kaltim Akan Alami Pasang Air Laut 2,6–2,8 Meter

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 12:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Pesisir Kaltim Akan Alami Pasang Air Laut 2,6–2,8 Meter Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: Warga Samarinda sedang menunjukkan air surut di Pantai Kersik Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim.

BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan memprakirakan pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami pasang laut antara 2,6 meter hingga 2,8 meter pada 24–26 September 2025, sehingga semua elemen diimbau mewaspadai dampak yang mungkin ditimbulkan.

"Dampak pasang laut setinggi ini dapat menyebabkan berbagai hal, seperti dapat menyebabkan terjadinya banjir rob, tambak terendam, dan sejumlah dampak lainnya," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Diyan Novrida di Balikpapan, Selasa(23/9). 

Sejumlah kawasan pesisir Kaltim yang mengalami pasang laut tersebut antara lain Kota Balikpapan. Kawasan pesisir di kota minyak itu diprakirakan pasang tertinggi pada 26 September dengan ketinggian 2,8 meter pada pukul 20.00 WITA, sementara surut terendah 0,2 meter di tanggal 25 September pukul 01.00 WITA. 

Kewaspadaan diingatkan karena di perairan Balikpapan setidaknya terdapat empat kawasan yang terpengaruh langsung oleh pasang surut air laut, yakni di Samboja (Kabupaten Kutai Kartanegara) dan sekitarnya, Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser. 

"Di kawasan pesisir ini banyak tambak yang masih aktif, sehingga saat ada pasang laut maka dikhawatirkan budi daya warga baik udang, ikan, maupun kepiting di tambak tersebut bisa hilang akibat terdampak arus laut," katanya. 

Diyan juga mengatakan pasang laut pun bisa mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas sosial di kawasan pesisir, bahkan bisa jadi air laut masuk ke pemukiman warga yang dekat pantai atau banjir rob, termasuk bisa membahayakan bagi anak-anak yang bermain di pantai. 

Kewaspadaan dini juga disampaikan untuk warga di sejumlah kawasan pesisir lain di luar perairan Balikpapan, seperti di muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi) dan sekitarnya, yakni pasang tertinggi diperkirakan pada 24–26 September 2025 dengan ketinggian 2,6 meter pada pukul 20.00 WITA. Surut terendah 0,2 meter pada 23 September pada pukul 01.00 WITA.

"Kemudian di muara Sungai Berau, Kabupaten Berau, pasang laut tertinggi diperkirakan terjadi pada 26 September dengan ketinggian 2,8 meter, pukul 22.00 WITA. Kemudian surut terendah 0,2 meter pada 23–25 September pada pukul 03.00 dan 04.00 WITA," ujar Diyan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Jakarta Tetap sebagai Pusat...

Indeks Global Jakarta Nomor 140

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Indeks Global Jakarta Nomor...
Megapolitan
Sekolah Tak Sekadar Gratis ...
Rona
Warga Berkarunia Khusus Dil...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.