- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Jaktim Ciptakan Ket...
Pemkot Jaktim Ciptakan Ketahanan Pangan, Gencarkan 'Urban Farming' di Lahan Tersisa
Senin, 22 Sep 2025, 17:49 WIBJAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur terus mendorong pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) dengan memanfaatkan lahan-lahan yang tersisa di lingkungan perkotaan.
"Ya kalau pertanian perkotaan (urban farming) itu kan selain di lokasi-lokasi lahan yang masih tersisa, di gedung-gedung kita terus upayakan," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Senin (22/9).
Menurut dia, urban farming menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan ketahanan pangan perkotaan sekaligus menggerakkan partisipasi warga.
Tidak hanya di lahan terbuka, gerakan ini juga digencarkan di area gedung pemerintahan maupun fasilitas publik lainnya.
"Bisa di tempat-tempat pemerintah dan lain sebagainya kita upayakan semuanya untuk melakukan gerakan pertanian perkotaan ataupun urban farming ini," ujar Munjirin.
Dia berharap program ini dapat menjadi gerakan bersama yang tidak hanya bermanfaat untuk penghijauan kota, tetapi juga mampu menyediakan kebutuhan pangan skala rumah tangga, sekolah, maupun perkantoran.
Adapun Pemkot Jaktim juga menargetkan perluasan praktik "urban farming" ke sektor swasta dan pemanfaatan lahan tidur agar semakin banyak masyarakat yang terlibat.
Dengan begitu, pertanian perkotaan dapat berkembang lebih masif dan berkelanjutan di tengah keterbatasan lahan ibu kota.
Sebelumnya, Pemkot Jaktim memberikan penghargaan kepada sejumlah lokasi yang dinilai berhasil menjalankan program urban farming dengan baik di wilayahnya, Jumat (19/9).
Menurut Munjirin, apresiasi tersebut diharapkan bisa menjadi pemicu bagi wilayah lain untuk turut berprestasi.
"Penghargaan tadi sudah kita berikan dengan bukti beberapa kegiatan menjadi yang terbaik di Jakarta Timur. Harapannya, ini juga menular ke tempat-tempat lainnya, tidak hanya yang menerima penghargaan saja," katanya, Jumat (19/9).

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Kantor Walikota Jakarta Timur, Jumat (19/9). (Antara/Siti Nurhaliza)
Pertanian Vertikal di Cilandak
Sebelumnya diberitakan Koran Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melakukan kunjungan ke Ladang Farm, pertanian vertikal di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/9). Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan Pemprov DKI terhadap pengembangan urban farming di Ibu Kota.
Gubernur Pramono didampingi Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati; Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok; serta Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar. Ia mengaku mengetahui keberadaan Ladang Farm melalui media sosial dan tertarik dengan konsep pertanian vertikal yang inovatif
Yang membuat saya senang adalah mereka juga melibatkan masyarakat sekitar, khususnya ibu-ibu, untuk bekerja di sini. Mulai dari menyiapkan bibit, merawat tanaman, hingga proses selanjutnya. Kreativitas seperti ini luar biasa karena mampu membuka lapangan kerja bagi warga. Lebih dari itu, hasil panennya sepenuhnya dibeli oleh berbagai restoran di Jakarta,â ujar Gubernur Pramono. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Penerapan pertanian perkotaan di Kendari
-
Menlu Tiongkok Tegaskan PBB Masih Perlu Dipertahankan
-
Pertanian perkotaan untuk ketahanan pangan di Jakarta
-
Tak Disangka! KAI Cuma Butuh Teknologi Ini buat Tekan Biaya Operasional hingga Ratusan Juta
-
Kecanggihan Teknologi Dan Layanan Konektivitas Premium Dalam Satu Pengalaman Yang Simpel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.