Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolaborasi Maluku–Jakarta Hidupkan Literasi, Targetnya Bangun Generasi Cerdas

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 19:58 WIB | Oleh:
Kolaborasi Maluku–Jakarta Hidupkan Literasi, Targetnya Bangun Generasi Cerdas Doc: ANTARA/HO-Pemprov Maluku
Ket. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menjadi pembicara dalam Climate and Literacy Festival 2025 di Taman Literasi Martha Tiahahu, Jakarta Selatan.

AMBON - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku menggencarkan gerakan literasi dengan menggandeng Pemprov DKI Jakarta, pemerintah pusat, swasta, akademisi, hingga mitra internasional. Upaya ini dinilai penting untuk menjawab tantangan pemerataan pendidikan di daerah kepulauan yang masih minim perpustakaan dan akses bacaan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat menjadi pembicara pada Climate and Literacy Festival 2025 di Taman Literasi Martha Tiahahu, Jakarta Selatan. Festival ini digagas Yayasan Heka Leka bersama Program INOVASI dengan dukungan Pemerintah Australia dan Indonesia.

“Maluku memiliki 1.422 pulau, laut yang luas, dan kekayaan alam melimpah. Namun pemerataan pembangunan, terutama di sektor pendidikan dan literasi, masih menjadi tantangan nyata. Karena itu, literasi harus menjadi gerakan kolektif, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah,” kata Gubernur Hendrik dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Minggu.

Ia menyoroti sejumlah persoalan mendasar, antara lain minimnya perpustakaan sekolah, keterbatasan pustakawan, hingga sarana prasarana yang kerap dialihfungsikan. Selain itu, keterbatasan jaringan internet dan tingginya biaya distribusi buku ke pulau-pulau kecil memperparah kesenjangan akses literasi.

Berkaitan dengan hal itu, Pemprov Maluku menyiapkan langkah konkret. Pertama, mendorong pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan dan revitalisasi perpustakaan sekolah. Kedua, melibatkan keluarga dan masyarakat agar anak-anak terbiasa membaca di rumah. Ketiga, menjalin kemitraan dengan swasta, lembaga donor, dan perguruan tinggi untuk memperkuat gerakan literasi berbasis komunitas.

“Kalau SMA, SMK, atau SLB di Maluku belum punya perpustakaan, harus segera diadakan. Literasi bukan sekadar soal membaca, tetapi jalan untuk mengangkat harkat hidup masyarakat kepulauan,” tegas Lewerissa.

Selain itu, Gubernur Maluku juga berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Ia menyebut Jakarta sebagai contoh kota dengan fasilitas literasi modern yang bisa menjadi inspirasi bagi daerah kepulauan.

“Kami harus belajar dari Jakarta, bukan hanya pengetahuan dan pengalaman, tetapi kalau bisa juga fasilitas,” ujarnya.

Di tempat yang sama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang turut hadir menyambut baik ajakan tersebut. Menurutnya, kolaborasi literasi antar daerah bukan sekadar berbagi buku, melainkan juga berbagi pengalaman, gagasan, dan mimpi untuk membangun generasi yang lebih cerdas.

“Dengan literasi, seseorang bisa memberi arah pada hidupnya dan berkontribusi bagi masyarakat. Kami siap menjalin kolaborasi dengan Maluku maupun daerah lain,” kata Rano.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.