Kerusuhan di Den Haag Kian Bergejolak, 2 Petugas Polisi Terluka

Minggu, 21 Sep 2025, 23:51 WIB

DEN HAAG - Sedikitnya 30 orang ditangkap dalam kerusuhan di Den Haag, Belanda, yang menyebabkan dua petugas polisi terluka, demikian menurut keterangan wali kota, kepala kepolisian dan kejaksaan setempat.

“Kami menghadapi ledakan kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Demonstrasi damai terpaksa dibubarkan karena keamanan para peserta tidak lagi dapat dijamin,” kata Wali Kota Den Haag, Jan van Zanen, seperti dikutip surat kabar Algemeen Dagblad.

Ket. Foto: — Sumber: EPA/Josh Walet

Menurut wali kota kelompok perusuh datang dari berbagai wilayah di Belanda. Mereka menyerang polisi, kuda polisi, hingga jurnalis.

Kepala Kepolisian Den Haag, Karin Krukkert, menegaskan bahwa sekitar 30 orang ditangkap akibat kerusuhan tersebut, sebagian besar karena tindak kekerasan terhadap aparat.

Sebagian masih ditahan, sementara lainnya sudah dibebaskan, namun kemungkinan penangkapan tambahan masih ada. Krukkert menambahkan, dua polisi yang terluka sudah dalam kondisi membaik.

Kerusuhan pecah pada Sabtu (20/9) saat digelar aksi menentang kebijakan imigrasi pemerintah Belanda. Unjuk rasa itu berujung bentrokan dengan polisi dan meluas ke berbagai wilayah kota.

Para pengunjuk rasa membakar sebuah mobil polisi serta melempari aparat dengan batu. Untuk membubarkan massa, polisi menggunakan meriam air.

Meskipun aksi dibubarkan, sejumlah kelompok dengan sikap agresif tetap bertahan di sekitar stasiun dan terus memprovokasi aparat. Polisi yang dilengkapi pentungan kemudian melakukan pengejaran dan penangkapan.

Selain itu, para perusuh memecahkan kaca jendela lantai dasar kantor pusat Partai Demokrat 66 (D66) dan membakar tempat sampah di pintu masuk.

Saksi mata yang ditemui RIA Novosti menyebut sekelompok orang yang berkumpul di kantor partai tersebut meneriakkan tuntutan agar pusat-pusat penampungan pengungsi di Belanda ditutup.

Perdana Menteri Belanda, Dick Schoof, mengecam aksi kekerasan terhadap polisi serta vandalisme yang menimpa kantor Partai D66. Ia menyatakan tindakan itu tidak dapat diterima. Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.