Tour de Entete Kembangkan Sport Tourism dan Ekonomi di Kabupaten Ngada

Kamis, 18 Sep 2025, 16:56 WIB

KUPANG, NTT - Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyebut ajang balap internasional Tour de Entete (TDE) 2025 meningkatkan  pengembangan sport tourism dan perekonomian lokal di wilayah tersebut.

“Kita melihat TDE bukan sekadar olahraga, tetapi sport tourism. Ini adalah promosi paling efektif dalam memperkenalkan potensi wisata Ngada melalui ajang olahraga internasional,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ngada Oktavianus Botha Djawa saat dihubungi dari Kupang, Kamis (18/9).

Ket. Foto: Peserta Tour de Entete saat memulai etape ketujuh dari Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende menuju finish di Lapangan Pancasila Kota Ende, NTT, Kamis (18/9). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemprov NTT

Kota Bajawa, Kabupaten Ngada menjadi titik finis etape kedelapan Tour de Entete yang akan digelar pada, Jumat (19/8) dengan titik start dari Kota Ende, Kabupaten Ende. Selanjutnya, Sabtu (20/8), Bajawa menjadi titik start etape kesembilan menuju finis di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Oktavianus optimistis penyelenggaraan TDE berdampak pada berbagai sektor karena melibatkan banyak orang, baik tim peserta maupun panitia.

“Satu tim sepeda akan melibatkan banyak orang di dalamnya karena ada tim media, kesehatan, dan lainnya. Jadi, dari total 16 tim yang terlibat bisa sampai 200-an orang,” kata dia.

Menurut dia, event Tour de Entete turut menggerakkan sektor penginapan dan restoran di Kota Bajawa dan sekitarnya, sehingga berdampak pada ekonomi daerah.

Ia mengatakan, pada titik start dan finis di Lapangan Kartini Kota Bajawa, panitia telah menyiapkan pameran UMKM dan panggung hiburan rakyat.

“Kami siapkan seribu penari Ja'i untuk penyambutan peserta saat memasuki garis finis. Selain itu, ada malam pentas seni dan pameran UMKM produk-produk unggulan Ngada yang berbasis tenun, kopi, dan bambu,” kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya telah mengimbau seluruh kepala desa dan camat yang berada di sepanjang jalur balap agar melibatkan masyarakat untuk menyambut para atlet yang melintas.

“Kepada masyarakat mari kita dukung acara ini sebagai tuan rumah yang baik dalam menyambut para atlet serta memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Ngada,” katanya berpesan.

Sebelumnya, Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino menyampaikan, sebanyak 245 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya Tour de Entete 2025.

"Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, karena ini adalah event dunia, sehingga jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, dampaknya bukan hanya pada daerah, tetapi juga nama baik bangsa," katanya. Ant

  • Tour De Entete 2025

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.