Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gara-gara Judol, 95 Orang di Simeulue Aceh Dicoret dari Daftar Penerima PKH

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 09:27 WIB | Oleh:
Gara-gara Judol, 95 Orang di Simeulue Aceh Dicoret dari Daftar Penerima PKH Doc: Antara
Ket. Petugas PKH Kabupaten Simeulue saat memberikan arahan kepada penerima manfaat di Simeulue, Aceh, Rabu (16/9/2025).

BANDA ACEH - Sebanyak 95 orang penerima program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, dicoret dari daftar penerima manfaat karena bantuan yang diberikan digunakan tidak tepat sasaran.

Koordinator PKH Kabupaten Simeulue Efdika Doni di Simeulue, Rabu (17/8), mengatakan penerima PKH yang dicoret tersebut diketahui terlibat perjudian daring atau online.

"Sebanyak 95 orang penerima PKH terdeteksi terlibat judi online, sehingga mereka dicoret dan diberhentikan dari daftar penerima bantuan PKH. Kami berharap tidak ada lagi penerima PKH yang namanya dicoret," katanya.

Efdika Doni menyebutkan puluhan penerima yang dicoret tersebut untuk penyaluran bantuan tahap kedua 2025. Sedangkan total penerima bantuan PKH tahap kedua 2025 di Kabupaten Simeuleu sebanyak 7.732 penerima.

"Setelah kami cek datanya, ternyata alasan dicoret dan dihentikan sebagai penerima bantuan PKH di antaranya terlibat judi online. Sedangkan data penyaluran tahap ketiga masih dalam proses verifikasi," katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang menjadi penerima manfaat PKH agar tidak terlibat judi online atau menggunakan bantuan tersebut tidak sesuai peruntukannya. Penerima bantuan dicabut haknya apabila yang bersangkutan maupun anggota keluarganya yang terdaftar dalam satu kartu keluarga kedapatan bermain judi online.

"Meskipun bukan penerima langsung yang terdeteksi bermain judi online, tetapi anggota keluarganya, maka keluarga tersebut dicoret dari daftar penerima manfaat," katanya.

Sanksi tersebut, katanya, tidak hanya mencakup bantuan dari program keluarga harapan, tetapi juga berbagai jenis bantuan pemerintah lainnya.

 "Kami juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan bantuan dari pemerintah tepat sasaran atau sesuai peruntukannya. Bantuan diberikan pemerintah guna membantu perekonomian masyarakat," kata Efdika Doni.

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatera.

Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 94 ribuan jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.