Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Purbaya: Investasi Jangan 'FOMO', Pahami Dulu Instrumennya

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Purbaya: Investasi Jangan 'FOMO', Pahami Dulu Instrumennya Doc: Antara
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/9).

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berpesan kepada anak muda yang ingin mengatur keuangan dan investasi untuk tidak ikut-ikutan atau "fear of missing out" (FOMO), namun pelajari terlebih dahulu instrumen investasinya.

"Jadi kalau mau berinvestasi ya, di instrumen apapun, pelajari instrumen itu apa. Jangan ikut-ikutan orang, jangan FOMO apa, fear of missing out. Pelajari instrumennya apa, mereka pasti berhasil," kata Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/9).

Menurut Purbaya, investasi keuangan akan berhasil jika investor terlebih dahulu mempelajari bentuk instrumen investasi yang akan dilakukan.

Khusus untuk kaum perempuan, Purbaya pun mempersilakan mereka untuk berbelanja barang, baik yang mahal maupun yang murah, asal sesuai dengan kemampuan dan tidak berhutang.

"Belanja enggak apa-apa, belanja mau yang mahal, mau yang murah, tapi sesuaikan dengan kantong anda sendiri. Jangan ngutang," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga turut menjawab soal kebijakannya yang turut dibandingkan dengan Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani.

Dalam perumpamaan sepakbola, kebijakan yang diambil Purbaya disebut-sebut sering mengarah pada strategi menyerang, alih-alih defensif seperti yang dijalankan Sri Mulyani.

"Saya enggak tau, yang saya tahu beginilah cara menjalankan 'fiscal policy' yang baik. Saya enggak pernah main bola juga, enggak jago," kata dia.

Menurut Purbaya, kebijakan fiskal yang diambilnya berdasarkan ilmu fiskal yang wajar. Ia pun menilai APBN yang sudah didesain atau dirancang harus dihabiskan.

"Ketika anda punya, anda sudah anggarkan, habisin. Kalau enggak berani enggak habisin, jangan didesain, jangan direncanakan, itu aja," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.