Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejuaraan Dunia Atletik: Faith Kipyegon Tak Terbendung, Cordell Tinch Raih Emas Usai Comeback Sensasional

31 Rabu, 17 Sep 2025, 05:45 WIB | Oleh:
Kejuaraan Dunia Atletik: Faith Kipyegon Tak Terbendung, Cordell Tinch Raih Emas  Usai Comeback Sensasional Kejuaraan Dunia Atletik: Faith Kipyegon Tak Terbendung, Cordell Tinch Raih Emas  Usai Comeback Sensasional Doc: AFP
Ket. Pelari Kenya, Faith Kipyegon

TOKYO – Pelari Kenya, Faith Kipyegon menegaskan statusnya sebagai legenda atletik dunia dengan merebut gelar juara dunia keempat nomor 1.500 meter, Selasa (16/9) malam waktu setempat. Sementara itu, kisah comeback Cordell Tinch berbuah manis setelah ia meraih emas 110 meter gawang, menggusur raja lama Grant Holloway.

Pelari berusia 31 tahun itu bahkan mengirim pesan keras bagi pesaingnya di nomor 5.000 meter yang akan datang: ia siap mengejar double seperti yang dilakukannya di Budapest tahun 2023. “Olahraga ini yang menggerakkan saya. Kemenangan di sini, di mana saya juga juara Olimpiade 2021, terasa istimewa. Saya bisa pulang membawa medali emas baru untuk ditunjukkan kepada putri saya,” ucap Kipyegon, yang baru saja memecahkan rekor dunia di Oregon pada Juli lalu.

Cerita Tinch tak kalah dramatis. Lima tahun lalu, ia sempat meninggalkan lintasan, bekerja menjual ponsel hingga buruh pabrik kertas. Kini, di usia 25 tahun, ia berdiri di podium tertinggi dunia. Ironisnya, pada Kejuaraan Dunia 2023, Tinch hanya mencapai semifinal sementara Holloway meraih emas. Kali ini peran berbalik: Holloway tersingkir lebih awal, Tinch pulang dengan mahkota juara.

“Kalau saya tidak pernah mengambil jeda, saya tidak akan jadi juara dunia hari ini. Semua pelajaran selama masa itu membentuk saya menjadi orang sekaligus atlet yang lebih baik,” katanya.

Sama seperti hari sebelumnya, Selasa malam juga menghadirkan emas bagi Selandia Baru dan Kanada. Hamish Kerr, juara Olimpiade lompat tinggi, kini menambah koleksi dengan emas dunia. Ia tampil atraktif, berinteraksi dengan penonton sebelum memastikan kemenangan.

“Saya dapat dorongan dari Geordie (Beamish) setelah kemenangannya di 3.000m steeplechase semalam. Saya tidak mau kalah,” ujar Kerr yang berusia 29 tahun.

Dari lapangan lempar martil, Ethan Katzberg mempertahankan gelar dunia dengan lemparan 84,70 meter, rekor baru kejuaraan. Ia mengikuti jejak kompatriotnya, Camryn Rogers, yang sehari sebelumnya berjaya di nomor putri. “Camryn memberi tekanan besar, tapi hasil ini luar biasa untuk Kanada,” kata Katzberg.

Meski sorotan utama jatuh pada sang juara, Tokyo juga melahirkan catatan sejarah baru. Cooper Lutkenhaus, pelari 800 meter asal Amerika, menjadi atlet termuda yang pernah tampil di Kejuaraan Dunia, di usia 16 tahun 8 bulan 28 hari. Meski hanya finis ketujuh di heat, ia menegaskan pengalamannya sangat berharga. “Saya masih anak 16 tahun, bahkan orang tua saya tetap melihat saya begitu. Tapi bisa tampil di level dunia, itu sangat menyenangkan. Walau, ya, saya tetap harus mengerjakan PR di hotel,” ujarnya sambil bercanda.

Sementara itu, Sydney McLaughlin-Levrone mengirim sinyal bahaya. Turun di nomor 400 meter alih-alih spesialisasinya, 400 meter gawang, ia dengan mudah mencatat waktu 48,29 detik di semifinal. Catatan itu mendekati rekor dunia milik Marita Koch yang sudah berusia 40 tahun (47,60 detik). Semua mata kini tertuju pada final Kamis mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Advertisement
Comeback Dramatis! Amri/Nita Bangkit dari Ketertinggalan dan Lolos Semifinal Hylo Open

Comeback Dramatis! Amri/Nita Bangkit dari Ketertinggalan dan Lolos Semifinal Hylo Open

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.