Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik untuk Fresh Graduate! Kadin Dukung Program Magang Bergaji Setara UMP

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Baik untuk Fresh Graduate! Kadin Dukung Program Magang Bergaji Setara UMP Doc: Antara
Ket. Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam acara Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan bertemakan "Gotong Royong Memperluas Akses Kredit Perumahan Untuk Rakyat" di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Senin (8/9).

Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie menyatakan dunia usaha mendukung Program Magang Bergaji bagi lulusan baru perguruan tinggi yang digagas pemerintah.

Menurut dia, inisiatif tersebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap dunia usaha dan perekonomian nasional.

“Itu niatnya sangat bagus, dan implementasinya tinggal dirapikan bersama dunia usaha," ujar Anindya usai menghadiri acara Pertemuan dan Simposium Gotong Royong Perumahan Warisan Bangsa di Jakarta, Selasa (16/9)malam.

Program magang ini termasuk dalam rangkaian stimulus ekonomi yang diluncurkan pemerintah melalui delapan paket kebijakan pada tahun 2025, yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan memperkuat kinerja ekonomi nasional.

Pemerintah menargetkan 20 ribu peserta pada tahap awal, dengan durasi magang enam bulan dan uang saku setara upah minimum provinsi (UMP). Anggaran yang digelontorkan untuk program ini sebesar Rp198 miliar.

Anindya menilai program ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas industri, tetapi juga mempercepat pembentukan tenaga kerja terampil sejak dini.

"Bisa (meningkatkan produktivitas), dan yang paling penting menyerap lapangan kerja. Membuat peserta magang menjadi ahli lebih dini, terutama generasi milennial dan yang lebih muda, generasi Z," ucapnya.

"Yang penting, itu bisa membuat ekonomi bergulir, tinggal diatur detailnya saja," ujar dia menambahkan.

Program magang untuk lulusan baru perguruan tinggi ini ditargetkan dimulai pada kuartal keempat tahun 2025.

Pemerintah juga menerapkan skema roll over, sehingga kuota peserta dapat ditambah jika tahap awal berhasil.

Program ini juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi nasional melalui skema link and match antara perguruan tinggi dan sektor industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.