Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Afriansyah Noor: Wamenaker Anyar, Tapi Bukan Muka Baru di Kemenaker

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Afriansyah Noor: Wamenaker Anyar, Tapi Bukan Muka Baru di Kemenaker Doc: ANTARA/HO-BPJPH
Ket. Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Afriansyah Noor yang kini dilantik jadi Wamenaker.

JAKARTA – Jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) berperan sebagai pendukung strategis Menteri Ketenagakerjaan dalam merumuskan, mengoordinasikan, dan mengawasi kebijakan ketenagakerjaan nasional.

Posisi ini penting untuk mempercepat respons terhadap isu-isu kompleks, mulai dari dinamika pasar kerja, perlindungan pekerja, hingga peningkatan kualitas SDM di era digital.

Dengan beban agenda reformasi ketenagakerjaan yang kian besar, Wamenaker berfungsi sebagai penguat kapasitas eksekusi kebijakan, sekaligus jembatan koordinasi lintas kementerian, dunia usaha, dan serikat pekerja.

Afriansyah Noor resmi ditunjuk sebagai wakil menteri ketenagakerjaan (wamenaker) yang baru, mengisi posisi yang sebelumnya diduduki oleh Immanuel Ebenezer Gerungan, yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Adapun pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 96/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029 pada 17 September 2025.

Afriansyah lahir di Jambi pada 20 April 1972. Ia adalah anak dari pasangan Fauzi Noor (ayah) dan Upik Tando (ibu) yang berasal dari Sumatera Barat. Ibunya merupakan anak dari Sidi Tando, pengusaha Indonesia terkemuka pada era 1950-an.

Setelah menghabiskan masa kecilnya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, Afriansyah mengemban pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana teknik dari Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 1997.

Ia lalu meraih gelar magister sains S2 Ilmu Administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2010, lalu pada 2024, ia meraih gelar doktor administrasi publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya Palembang.

Afriansyah pernah bekerja menjadi pengawas proyek PT Nusa Raya Cipta pada 1996. Ia lalu bekerja di beberapa perusahaan, yaitu Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai (1998–2000), Direktur Marketing PT Yosinesta Dwipratama (2004), hingga Direktur Pengamanan Aset dan Penertiban Badan Pengelola Komplek Kemayoran (2005–2008).

Dari sisi politik, Afriansyah mendaftarkan diri menjadi kader Partai Bulan Bintang (PBB) sejak 1998, dan sempat menjadi Sekretaris Jenderal PBB selama dua periode, yakni pada 2017-2019 dan 2019-2024.

Lebih lanjut, ia ditunjuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat per 23 Maret 2025.

Pada Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming atau Kabinet Merah Putih, Afriansyah mengemban tugas sebagai wakil kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sejak Oktober 2024.

Isu ketenagakerjaan pun bukan hal yang asing bagi Afriansyah. Gelarnya di Universitas Sriwijaya ia raih dengan mengangkat desertasi dengan judul “Model Collaborative Governance dalam Evaluasi Program Peningkatan Kualitas Pekerja Migran Indonesia”.

Ia juga pernah mengemban tugas sebagai wamenaker pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (15 Juni 2022-20 Oktober 2024), mendampingi Ida Fauziyah yang menjadi menteri ketenagakerjaan saat itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.