- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jet Tempur Inggris akan Be...
Jet Tempur Inggris akan Bergabung dengan Misi NATO di Polandia
Selasa, 16 Sep 2025, 11:50 WIBLONDON - Jet tempur Inggris akan bergabung dengan operasi NATO di Polandia untuk membantu mempertahankan sisi timur aliansi tersebut setelah pesawat tak berawak Russia memasuki wilayah udara Polandia minggu lalu, kata Kementerian Pertahanan Inggris, Senin (15/9).
"Jet tempur Inggris akan menjalankan misi pertahanan udara di atas Polandia untuk melawan ancaman udara dari Russia, termasuk pesawat tanpa awak," kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan. Misi pesawat tempur Typhoon RAF akan dimulai "dalam beberapa hari mendatang".
Kepala NATO Mark Rutte mengatakan pada Jumat lalu bahwa aliansi keamanan itu akan memperkuat pertahanan di sisi timurnya menyusul serangan pesawat tak berawak Russia ke wilayah udara Polandia.
Polandia dan sekutu NATO -nya minggu lalu mengerahkan jet tempur untuk menembak jatuh pesawat tak berawak Russia di wilayah udara sekutu untuk pertama kalinya sejak perang di Ukraina dimulai tiga setengah tahun lalu.
Dan pada hari Sabtu, Rumania menjadi negara anggota NATO terkini yang melaporkan serangan pesawat tak berawa. Polandia juga mengerahkan pesawat sebagai respons terhadap serangan pesawat tak berawak Russia baru di dekat perbatasan Ukraina.
"Perilaku sembrono Russia merupakan ancaman langsung terhadap keamanan Eropa dan pelanggaran hukum internasional," kata Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dalam sebuah pernyataan.
Ia mengatakan "pesawat terbang tersebut bukan sekadar unjuk kekuatan, tetapi sangat penting dalam mencegah agresi" sekaligus mengamankan wilayah udara NATO dan melindungi keamanan nasional Inggris.
Negara-negara sekutu termasuk Prancis dan Jerman telah mengatakan akan mengirim lebih banyak jet tempur ke Polandia. Rutte mengatakan Denmark juga akan bergabung dalam operasi tersebut.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah memperingatkan Russia sengaja memperluas operasi pesawat tak berawaknya.
Inggris pada hari Senin memanggil duta besar Russia di London, dan Kementerian Luar Negeri mengatakan "pelanggaran signifikan dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap wilayah udara Polandia dan NATO oleh pesawat tak berawak Russia ... sama sekali tidak dapat diterima".
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Wacana Kontroversial: Utusan Donald Trump Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia
-
Sisa Tiket KAI Hanya 3,5 Persen, Simak Daftar Kereta Terlaris Arus Balik Lebaran 2026
-
Trump Tegaskan Serius Pertimbangkan Menarik AS Keluar dari NATO
-
Trump Menarik 5.000 Tentara dari Jerman Setelah Berselisih dengan Kanselir Merz
-
Isu Kenaikan Harga Picu Antrean BBM di Tangerang
-
Perum Bulog Tarik Stok Beras dari Bandara dan Pelabuhan, Distribusi Pangan Pascabanjir Sumatera Kembali Normal
-
Kapolri Ingatkan Warga: Puncak Arus Balik Idul Fitri 1446 H Mulai 24 Maret 2026!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.