Komoditas Ekspor Sumatera Barat Tumbuh Signifikan, Capai Rp2,2 Triliun di 2025

Senin, 15 Sep 2025, 13:10 WIB

Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat nilai ekspor sejumlah komoditas unggulan asal provinsi ini periode Januari-Agustus 2025 mencapai Rp2,2 triliun.

"Selama periode Januari hingga Agustus 2025, kami mencatat nilai ekspor komoditas unggulan asal Sumbar mencapai Rp2.224.100.000.000," kata Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sumbar RM Ende Dezeanto, di Padang, Senin.

Ket. Foto: Pekerja menunjukkan ikan kerapu siap ekspor di salah satu pusat penangkaran di Kota Padang, Sumatera Barat. — Sumber: Antara Foto

Dari jumlah tersebut komoditas tumbuhan menjadi penyumbang ekspor terbesar dengan nilai Rp2,2 triliun dengan 64 macam komoditas yang diekspor lebih ke 30 negara di dunia. Sementara, pada periode yang sama ekspor ikan mencapai Rp24,1 miliar.

"Komoditas andalan Sumbar, antara lain frozen tuna yang menjadi primadona dengan nilai Rp22,7 miliar diikuti dengan komoditas-komoditas ikan lainnya," kata Ende.

Mantan Kepala Karantina Gorontalo tersebut mengatakan, capaian ekspor selama delapan bulan terakhir itu menandakan komoditas unggulan asal Ranah Minang sudah siap bersaing di pasar global.

"Angka-angka yang fantastis ini menunjukkan bahwa produk-produk asli Sumatera Barat diterima dan bersaing di pasar global," kata dia.

Ia mengatakan pula setiap komoditas yang diekspor ke berbagai negara akan melalui tahap pemeriksaan ketat dari Balai Karantina setempat. Hal itu meliputi standar kesehatan, keamanan dan bebas dari hama dan penyakit. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit atau virus yang bisa saja terbawa oleh hewan, ikan maupun tumbuhan.

"Ini merupakan komitmen bersama agar ekspor yang kita lakukan bertanggung jawab terhadap kelestarian sumber daya alam," ujar dia menegaskan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar Novrial mengatakan pentingnya pengawasan oleh Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan terhadap komoditas-komoditas sebelum diekspor ke sejumlah negara.

"Keberadaan Balai Karantina ini tidak hanya sebatas mengawasi regulasi ekspor tetapi juga membantu upaya konservasi ikan, hewan dan tumbuhan."

  • Nilai Ekspor 2025
  • Balai Karantina Sumbar

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.