Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Albania Angkat Menteri AI Pertama di Dunia, Bukan Manusia tapi Bot yang akan Memberantas Korupsi

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 10:31 WIB | Oleh:
PM Albania Angkat Menteri AI Pertama di Dunia, Bukan Manusia tapi Bot yang akan Memberantas Korupsi Doc: Barlaman Today
Ket. Diella, Menteri AI Albania.

JAKARTA - Perdana Menteri Albania Edi Rama mengumumkan telah menunjuk seorang menteri virtual bertenaga kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), bernama Diella, yang berarti “sinar matahari” dalam bahasa Albania.

Rama mengatakan Diella akan bertanggung jawab mengelola semua pengadaan publik, dan akan memastikan bahwa tender "100% bebas korupsi" dan sepenuhnya transparan. "Ini bukan fiksi ilmiah, melainkan tugas Diella," ujar PM kepada majelis Partai Sosialis yang dikutip Politico.

Menteri virtual, yang diwakili oleh avatar berpakaian tradisional Albania ciptaan AI, sudah dikenal warga negara tersebut melalui platform e-Albania, yang menyediakan akses ke layanan pemerintahan digital.

PM mencatat bahwa keputusan pengadaan akan secara bertahap dialihkan dari kementerian ke Diella, membuat prosesnya lebih bersih dan lebih efisien.

Ia menambahkan, Diella akan mampu “merekrut talenta dari seluruh dunia” dan membantu mengatasi “prasangka dan kekakuan dalam pemerintahan.”

Langkah ini menyoroti upaya Albania untuk memodernisasi tata kelola seiring upayanya untuk bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2030. Uni Eropa telah berulang kali menyoroti korupsi dalam pengadaan publik sebagai salah satu tantangan utama negara tersebut.

BBC melaporkan, Edi Rama memperkenalkan Diella sebagai anggota kabinet baru pada hari Kamis (11/8), empat bulan setelah menduduki masa jabatan keempatnya dalam pemilihan bulan Mei.

Akan tetapi, langkah tersebut lebih bersifat simbolis daripada resmi, karena konstitusi Albania menegaskan bahwa menteri pemerintah haruslah warga negara yang cakap secara mental dan berusia minimal 18 tahun.

Meski begitu, keuntungan menunjuk bot daripada manusia sudah jelas.

Diella kecil kemungkinannya menjadi sumber kebocoran informasi yang tidak menyenangkan tentang pemerintah. Ia hanya akan haus kekuasaan dalam artian haus listrik yang dikonsumsinya. Skandal pengeluaran yang merugikan tampaknya mustahil.

Padahal, korupsi adalah hal utama yang dipikirkan Rama saat ia mengangkat Diella menjadi bagian timnya sebagai menteri pengadaan umum.

Perannya untuk memastikan bahwa Albania akan menjadi "negara di mana tender publik 100% bebas dari korupsi".

"Kami bekerja dengan tim yang brilian, yang tidak hanya berasal dari Albania tetapi juga internasional, untuk menghasilkan model AI lengkap pertama dalam pengadaan publik," ujar Edi Rama kepada BBC.

"Kami tidak hanya akan menghapus setiap potensi pengaruh pada lelang publik – kami juga akan membuat prosesnya jauh lebih cepat, jauh lebih efisien, dan sepenuhnya bertanggung jawab."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.