Warga Suspek Campak di Pamekasan Mencapai 520 Orang

Kamis, 11 Sep 2025, 23:55 WIB

Pamekasan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mencatat warga yang suspek kasus campak di wilayah itu mencapai 520 orang, bertambah 103 orang dibanding sepekan sebelumnya.

"Data sebanyak 520 orang ini per tanggal 10 September 2025 berdasarkan laporan dari masing-masing puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan," kata Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin di Pamekasan, Kamis.

Ket. Foto: Dokumen - Rapar koordinasi lintas sektor untuk menangani kasus campak di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (11/9/2025). — Sumber: Antara

Ia menjelaskan, dari 520 orang yang diduga terpapar campak itu, sebanyak 177 kasus di antaranya terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

"Saat ini, 83 pasien campak masih menjalani perawatan, sementara 5 balita dilaporkan meninggal dunia," katanya.

Ia menjelaskan mayoritas kasus campak terjadi pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

"Sebanyak 74 persen suspek campak di Pamekasan tidak pernah mendapat imunisasi,” ujarnya.

Sebaran kasus ditemukan di 13 kecamatan. Tiga wilayah dengan angka suspek tertinggi yakni, Kecamatan Proppo (79 kasus), Tlanakan (57 kasus), dan Pademawu (56 kasus).

Rendahnya cakupan imunisasi rutin MR (Measles Rubella) disebut sebagai faktor utama meningkatnya kasus.

Dari target yang ditetapkan, cakupan imunisasi campak-rubella di Pamekasan per Agustus 2025 baru mencapai 57,14 persen.

Meski demikian, beberapa kecamatan menunjukkan capaian lebih baik, di antaranya Batumarmar (69 persen), Pakong (65 persen), Pademawu (62 persen), Larangan (61 persen), dan Tamberu (60 persen).

“Namun secara keseluruhan, capaian ini masih jauh dari target sehingga situasinya masih tergolong merah,” kata Saifudin.

Ia menuturkan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari surveilans rutin, deteksi dini, analisis data kasus secara real-time, hingga edukasi masyarakat tentang pentingnya imunisasi.

  • Campak

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Bikin Kaget! Kenapa Bupati Aceh Barat Larang Lomba Panjat Pinang Saat HUT ke-81 RI?

Shayne Pattynama Kembali ke Persija Jakarta, Begini Reaksi Bahagianya

Tak Tinggal Diam, TNI AU Gerak Cepat! 13 Ton Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!

Duka Gempa NTT Sampai ke Amerika, Kedubes AS Sampaikan Belasungkawa

Mau Naik Kereta Murah? KAI Daop 2 Siapkan 4.040 Kursi dalam Promo 17 Agustus

Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov

Mimpi yang Jadi Nyata! Perjuangan Paskibraka Nasional 2026 hingga Berdiri di Istana

Antusias Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Rela Berburu Undangan hingga Siapkan Baju

500 Pendaki Tim Ekspedisi 81 akan Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Meriahkan HUT RI, Kemenbud Gelar Cultural Fair Day, Sajikan Ragam Produk dan Karya Budaya

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman

Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi

Polisi Gerebek Kasino di Batam, 197 Orang Ditangkap

73 Paskibraka Sulsel Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI.

Dua Pos Lantas Surabaya Diduga Dilempar Molotov, Polisi Amankan Seorang Pria.

Bantuan Sembako Presiden Prabowo Tiba di Maumere untuk Warga Terdampak Gempa.

Karhutla Melanda Hutan Lindung Bangka, Manggala Agni Bergerak Padamkan Api.

Gempa Bumi Guncang NTT, Pemprov Tetapkan Tanggap Darurat hingga 28 Agustus 2026.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.